-->
Mengatasi vivo y12 y15 mati total a...
Mengatasi vivo y12 y15 mati total akibat unlocktool 😭⚠️

Kerajaan Kutai Kertanegara: Sejarah Berdiri, Raja dan Berganti Jadi Kesultanan

 
Raja Kutai Kertanegara pertama yang menggunakan gelar sultan adalah Sultan Aji Muhammad Idris (1732-1739). Selanjutnya, sebutan kerajaan berganti menjadi Kesultanan Kutai Kertanegara ing Martapura.

Sumber Foto: ResearchGate

IPHEDIA.com - Kerajaan Kutai Kertanegara merupakan sebuah kerajaan di Kalimantan Timur yang didirikan pada awal abad ke-13 Masehi dengan rajanya yang pertama bernama Aji Batara Agung Dewa Sakti (1300-1325). 

Kerajaan Kutai Kertanegara sempat beberapa kali mengalami kepindahan ibukota kerajaan, yakni di Jaitan Layar atau Kutai Lama (1300-1732), Pemarangan (1732-1782) dan sejak tahun 1782 di Tenggarong. 

Kerajaan yang sebelumnya salah satu daerah taklukan di negara bagian Pulau Tanjungnagara oleh Patih Gajah Mada dari Majapahit ini disebut dengan nama Kute dalam Kakawin Nagarakretagama (1365). 

Pada abad ke-16 Masehi, Kerajaan Kutai Kertanegara di bawah pimpinan raja Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa berhasil menaklukkan Kerajaan Kutai Martapura atau Kerajaan Kutai Dinasti Mulawarman yang terletak di Muara Kaman. 

Setelah menaklukkan Kutai Martapura, Raja Kutai Kertanegara kemudian menamakan kerajaannya menjadi Kerajaan Kutai Kertanegara Ing Martapura sebagai peleburan kedua kerajaan itu.

Kutai Kertanegara, kerajaan Melayu yang bermula dari kerajaan Hindu pada tahun 1300 di Kutai Lama, pada abad ke-17 Masehi menjadi kerajaan Islam. Kemudian, sebutan raja diganti dengan sultan. 

Raja Kutai Kertanegara pertama yang menggunakan gelar sultan adalah Sultan Aji Muhammad Idris (1732-1739). Selanjutnya, sebutan kerajaan berganti menjadi Kesultanan Kutai Kertanegara ing Martapura.

Kerajaan Kutai Kertanegara yang berdiri pada tahun 1300-an di Kutai Lama dan berubah menjadi kerajaan Islam dengan sebutan Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martapura ini, akhirnya berakhir pada tahun 1960. (as/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top