Mars Rover Baru NASA Siap Bawa Reflektor Laser ke Luar Angkasa

Ketika astronot Apollo mendarat di Bulan, mereka membawa perangkat yang disebut retroreflektor, yang pada dasarnya susunan kecil cermin. Rencananya bagi para ilmuwan di Bumi akan mengarahkan laser itu ke mereka dan menghitung waktu yang dibutuhkan agar sinar tersebut kembali.


Foto: NASA

WASHINGTON, IPHEDIA.com - Perseverance adalah salah satu dari sedikit pesawat ruang angkasa Mars yang membawa reflektor laser. Perangkat tersebut dapat memberikan sains baru dan pendaratan Mars yang lebih aman di masa depan.

Ketika astronot Apollo mendarat di Bulan, mereka membawa perangkat yang disebut retroreflektor, yang pada dasarnya susunan kecil cermin.

Rencananya bagi para ilmuwan di Bumi akan mengarahkan laser itu ke mereka dan menghitung waktu yang dibutuhkan agar sinar tersebut kembali.

Ini memberikan pengukuran yang sangat tepat dari orbit dan bentuk Bulan, termasuk bagaimana itu berubah sedikit berdasarkan tarikan gravitasi Bumi.

Penelitian dengan reflektor bulan era Apollo berlanjut hingga hari ini, dan para ilmuwan ingin melakukan eksperimen serupa di Mars.

Rover Perseverance NASA - dijadwalkan mendarat di Planet Merah pada 18 Februari 2021 - membawa Laser Retroreflector Array (LaRA) seukuran telapak tangan.

Selain itu, ada juga yang kecil di atas pendarat InSight agensi, yang disebut Laser Retroreflector for InSight (LaRRI). Retoreflector ini akan berada di atas rover ESA (European Space Agency) ExoMars yang diluncurkan pada tahun 2022.

Meskipun saat ini tidak ada laser yang sedang dikerjakan untuk penelitian Mars semacam ini, perangkat tersebut diarahkan ke masa depan.

Reflektor seperti ini suatu hari nanti dapat memungkinkan para ilmuwan melakukan apa yang disebut penelitian jarak laser untuk mengukur posisi penjelajah di permukaan Mars, uji teori relativitas umum Einstein, dan bantu pendaratan masa depan di Planet Merah menjadi lebih tepat.

"Reflektor laser mengkilap, penanda posisi seperti titik," kata Simone Dell'Agnello, yang memimpin pengembangan ketiga reflektor di Institut Fisika Nuklir Nasional Italia, yang membuat perangkat tersebut atas nama Badan Antariksa Italia, melansir Nasa.gov.

"Karena sederhana dan bebas perawatan, mereka dapat bekerja selama beberapa dekade," tambahnya. (ns/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top