Grand Canal, Wisata Kota di Atas Air yang Populer di Venesia

Meskipun hamparan kanal dipagari dengan jalur pejalan kaki, banyak landmark penting hanya dapat dilihat dari air, sehingga tur dengan perahu dan kapal atau vaporetti (feri umum) cara terbaik untuk menikmati pesona Grand Canal.

IPHEDIA.com - Berkunjung ke Italia belum lengkap jika belum ke Grand Canal (Kanal Besar), Venesia. Di samping Roma dan Florence sebagai salah satu tujuan paling populer di Italia, Venesia bisa menjadi pilihan wisatamu jika berkunjung ke negara ini.

Venesia, kota bersejarah yang dibangun di atas air, dan Grand Canal (Canale Grande) adalah jalan utamanya yang ramai. Grand Canal merupakan saluran (kanal) yang membentuk salah satu koridor lalu lintas air utama di kota sepanjang 3,8 kilometer.

Salah satu ujung kanal mengarah ke laguna dekat stasiun kereta Santa Lucia dan ujung lainnya mengarah ke lembah di San Marco yang membuat bentuk huruf S terbalik besar melalui distrik pusat (sestieri) Venesia.

Kanal besar tersebut melintasi lingkungan sentral Venesia dari stasiun kereta Santa Lucia ke Lapangan Santo Markus (Piazza San Marco), melewati bawah Jembatan Rialto yang ikonis di sepanjang jalan, dan berfungsi sebagai arteri utama yang indah.

Berlayar menyusuri Grand Canal merupakan perjalanan berabad-abad sejarah Venesia, ketika bangunan-bangunan mewah bersejarah yang berasal dari abad ke-13 hingga ke-18 berada di sepanjang sebagian besar rute kanal.

Meskipun hamparan kanal dipagari dengan jalur pejalan kaki, banyak landmark penting hanya dapat dilihat dari air, sehingga tur dengan perahu dan kapal atau vaporetti (feri umum) cara terbaik untuk menikmati pesona Grand Canal.

Untuk tur sejarah kanal, pilih tur keliling siang hari sehingga kamu dapat melihat istana-istana dan bangunan megah yang terkenal di Venesia ini. Untuk perjalanan yang romantis, pilihlah naik gondola yang diterangi cahaya bulan. Kemudian, kalau kamu ingin pengalaman yang benar-benar Venesia, pilihlah naik gondola dengan serenade.

Kebanyakan wahana gondola Grand Canal dimulai atau berakhir di Lapangan St Mark's, rumah bagi Basilika Santo Markus dan Istana Doge, mencakup beberapa kanal kecil yang indah di sepanjang jalan. (as/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top