Wahana Penjelajah Curiosity NASA Abadikan Panorama Mars

Rover Curiosity milik NASA saat ini sedang menjalani ekspedisi di permukaan planet Mars (Foto: NASA)

IPHEDIA.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dengan wahana penjelajahnya, Curiosity, mengabadikan panorama beresolusi tertingginya dari permukaan Mars. Gambar-gambar yang dihasilkan Curiosity pun menguak bentuk permukaan planet merah.

Rilis terbaru Laboratorium Propulsi Jet (JPL) NASA, terdiri dari 1.000 lebih gambar yang diambil selama liburan Thanksgiving 2019 dan dikumpulkan dengan cermat selama beberapa bulan berikutnya, komposit tersebut berisi 1,8 miliar piksel lanskap Planet Mars, seperti melansir Xinhua, Kamis (12/3/2020).

Mast Camera (Mastcam) dari wahana penjelajah itu menggunakan lensa telefotonya untuk menghasilkan gambar panorama tersebut. Sementara itu, kamera tersebut mengandalkan lensa sudut-menengah untuk menghasilkan panorama dengan resolusi lebih rendah, dengan hampir 650 juta piksel yang mencakup bagian dek dan lengan robot dari wahana angkasa luar itu.

Kedua panorama menampilkan "Glen Torridon", sebuah wilayah di sisi Gunung Sharp yang menjadi lokasi penjelajahan wahana Curiosity milik NASA.

Dibutuhkan lebih dari 6,5 jam selama empat hari agar Curiosity dapat menangkap bidikan individu. Operator Mastcam memprogram daftar tugas yang kompleks, termasuk mengarahkan kamera dari wahana itu serta memastikan gambar tetap fokus.

"Di saat banyak anggota dari tim kami berada di rumah menikmati kalkun, Curiosity mengabadikan gambar-gambar yang memanjakan mata ini," kata Ashwin Vasavada, ilmuwan proyek Curiosity di JPL, yang memimpin misi penjelajah Curiosity.

"Ini kali pertama selama misi, kami mendedikasikan operasi kami untuk panorama stereo 360 derajat," tambahnya.

Pada 2013 lalu, Curiosity mengabadikan panorama 1,3 miliar piksel menggunakan kedua kamera Mastcam. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top