Berkunjung ke Paris Perancis, Destinasi Wisata Favorit Traveler Dunia

Perancis dikenal sebagai kota romantis yang kerapkali menjadi latar film-film romantis di seluruh dunia. Bahkan, ada beberapa film Indonesia yang mengambil latar Paris, Perancis. Selain Menara Eiffel, ada banyak objek wisata yang bisa kamu kunjungi di Perancis.

IPHEDIA.com - Negara yang beribukota di Paris ini, menjadi salah satu destinasi wisata populer yang mampu memikat jutaan wisatawan setiap tahunnya untuk menjelajahi kecantikan dari negara yang terkenal akan Menara Eiffel tersebut.

Perancis dikenal sebagai kota romantis yang kerapkali menjadi latar film-film romantis di seluruh dunia. Bahkan, ada beberapa film Indonesia yang mengambil latar Paris, Perancis.

Selain Menara Eiffel, ada banyak objek wisata di Perancis yang bisa kamu kunjungi, di antaranya Museum Louvre, Museum Orsay, Arenes de Nimes, Paris Disneyland, Istana Versailles dan Arc The Triomphe.

Kemudian, kamu juga bisa mengunjungi Katedral Notre Dame, Mont Saint-Michel, Sungai Siene, Montmartre, Place De La Concorde, Saint Malo, Verdon Gorge, Le Marais, Porte de Clignancourt Flea Market dan lainnya.

Tak hanya mengunjungi wisata sejarah dan tempat hiburan, jika kamu menyukai barang-barang antik, datang saja ke Porte de Clignancourt Flea Market.

Pasar barang antik ini berlokasi tidak jauh dari Montmartre dan menjadi flea market tertua di Paris sejak 1885. Setiap tahunnya, Porte de Clignancourt dikunjungi tak kurang dari 180 ribu pengunjung.

Nah, kalau kamu menyukai tempat yang asri sekaligus romantis, datanglah ke Parc des Buttes-Chaumont, taman di tengah kota terbesar kelima di Paris yang dibangun pada 1860.

Dalam komplek taman ini terdapat danau, jembatan, rimbunnya pepohonan dan kawasan bermain. Tenangnya suasana taman kota akan memberikanmu pengalaman dan sudut pandang berbeda terhadap Kota Paris, Perancis. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top