Beda Mitos, Legenda dan Cerita Rakyat dalam Mitologi

 
Dalam folkloristika, mitos adalah kisah suci yang biasanya menjelaskan bagaimana dunia maupun manusia dapat terbentuk seperti sekarang ini.

Sumber Foto: Indephedia.com

IPHEDIA.com - Mitologi secara umum dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni mitos, legenda dan cerita rakyat. Jadi, yang namanya mitos, legenda dan cerita rakyat, merupakan jenis-jenis dari mitologi.

Selain itu, istilah "mitologi" dapat juga berarti kajian tentang mitos (misalnya mitologi perbandingan), maupun sebuah himpunan atau koleksi mitos-mitos. 

Dalam folkloristika, mitos adalah kisah suci yang biasanya menjelaskan bagaimana dunia maupun manusia dapat terbentuk seperti sekarang ini.

Walaupun dalam pengertian yang sangat luas, istilah mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional, pantangan dan larangan maupun lainnya.

Mitologi juga terkait dekat dengan legenda maupun cerita rakyat. Mitologi dapat mencakup kisah penciptaan dunia sampai asal mula suatu bangsa. 

Tidak seperti mitologi, pada cerita rakyat, waktu dan tempat tidak spesifik dan ceritanya tidak dianggap sebagai kisah yang dipercaya kebenarannya. 

Sedangkan, pada legenda, pelaku-pelakunya adalah manusia dan meskipun kejadiannya dianggap benar-benar terjadi.

Legenda dapat mengandung kisah makhluk supranatural (dewa, setan, tokoh dan sebagainya) dan kejadian luar biasa (kutukan, keajaiban dan seterusnya) seperti pada mitologi. 

Biasanya, latar pada legenda adalah masa-masa pada saat manusia sudah ada dan dikaitkan dengan sejarah dan asal mula suatu tempat. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top