Penerimaan Bea dan Cukai DJBC Sumbagbar Capai Rp3,32 Triliun



LAMPUNG, IPHEDIA.com - Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat (DJBC Sumbagbar) per 30 September 2021 mencapai Rp3,32 triliun.

"Per 30 September 2021, penerimaan kami mencapai Rp3,32 triliun," kata Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumbagbar, Azhar Rasyidi, di Saung Singgah Pai Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Bandarlampung, Lampung, Rabu.

Ia mengatakan, penerimaan itu tercapai 683,28 persen dari target yang diberikan sebesar Rp486 miliar. Kenaikan signifikan tersebut berasal dari peningkatan ekspor di wilayah kerja Sumbagsel serta naiknya harga minyak sawit, CPO, dan produk turunannya di pasar global.

DJBC Sumbagbar, kata dia, akan terus menggali potensi ekspor wilayah setempat dengan bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk bisa menembus pasar ekspor, di antaranya melalui program Sinergi Gandeng Eksportir (Siger) dan juga klinik ekspor. 

Selain menggali hasil alam yang menjadi ciri khas komoditas, DJBC Sumbagbar juga akan memfasilitasi dan memberikan asistensi serta fasilitas kepabeanan untuk bisa menembus pasar ekspor.

Pada fungsi trade facilitator dan industrial assistance, pihaknya memberikan berbagai fasilitas kepabeanan terhadap 25 penerima fasilitas, berupa kawasan berikat, pusat logistik berikat dan gudang berikat.

Dia menyebut, sampai saat ini sudah ada tiga kali kegiatan ekspor perdana komoditas hasil alam daerah yang berhasil direalisasikan menembus pasar ekspor dengan negara tujuan Singapura dan Jepang.

Selain fungsi revenue collector, trade facilitator, serta industrial assistance, DJBC Sumbagbar juga melaksanakan community profector dengan capaian pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai terdapat 526 penindakan. 

Dalam penindakan ini berhasil diamankan 24,7 juta batang rokok ilegal, 122,75 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA)/miras ilegal, 2.457,67 gram narkoba, serta 3 penindakan patroli laut. Dari penindakan tersebut total potensi kerugian negara yang diamankan sebesar Rp67 miliar. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top