Pembatasan Aborsi Picu Gelombang Protes di AS

Demonstrasi 660 di seluruh Amerika Serikat sebagian besar dipicu oleh undang-undang Texas yang melarang aborsi setelah sekitar enam minggu kehamilan. Langkah itu, yang mulai berlaku bulan lalu, adalah yang paling ketat di negara tersebut.

Foto: Reuters

WASHINGTON/AUSTIN, IPHEDIA.com - Ribuan wanita pada Sabtu waktu setempat berunjuk rasa di Mahkamah Agung, Texas Capitol, dan kota-kota di seluruh Amerika Serikat. 

Para pengunjuk rasa ini memprotes peningkatan pembatasan negara tentang aborsi dan mengadvokasi untuk mempertahankan hak konstitusional atas prosedur tersebut.

Demonstrasi 660 di seluruh Amerika Serikat sebagian besar dipicu oleh undang-undang Texas yang melarang aborsi setelah sekitar enam minggu kehamilan. Langkah itu, yang mulai berlaku bulan lalu, adalah yang paling ketat di negara itu.

"Di mana pun Anda tinggal, di mana pun Anda berada, saat ini gelap," kata Alexis McGill Johnson, presiden Planned Parenthood, kepada orang banyak di "Rally for Abortion Justice" di Washington.

Di ibu kota Texas, Austin, ratusan orang berkumpul dalam panas terik untuk mencela apa yang disebut undang-undang "detak jantung" yang ditandatangani oleh Gubernur Greg Abbott. 

Undang-undang ini melarang aborsi setelah aktivitas jantung terdeteksi dalam embrio, biasanya sekitar enam minggu. Itu terjadi sebelum kebanyakan wanita mengetahui bahwa mereka hamil dan lebih awal dari 85% hingga 90% dari semua aborsi dilakukan, kata para ahli, melansir Reuters.

Undang-undang bergantung pada warga biasa untuk menegakkan larangan, yang tidak membuat pengecualian untuk pemerkosaan atau inses, menghadiahi mereka setidaknya $ 10.000 jika mereka berhasil menuntut siapa pun yang membantu menyediakan aborsi ilegal.

Beberapa demonstran mengatakan undang-undang itu akan menjadi bumerang bagi legislator. "Saya pikir lebih banyak orang percaya pada masalah menyediakan aborsi yang aman daripada yang disadari oleh legislatif kita," kata Andrea Roberts, 49, seorang direktur prasekolah Austin.

"Abort Abbott" muncul di beberapa tanda dan kaus demonstran, sementara yang lain memakai slogan negara bagian Texas, "Come and Take It" di sebelah gambar rahim.

Para pengunjuk rasa Washington berbaris ke Mahkamah Agung AS dua hari sebelum pengadilan bersidang kembali untuk sesi di mana para hakim akan mempertimbangkan kasus Mississippi yang dapat memungkinkan mereka untuk membatalkan hak aborsi yang ditetapkan dalam kasus penting tahun 1973. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top