Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pempek Go International

"Kita ingin pempek dengan cita rasa khas ini mampu menembus ke kancah internasional," kata Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kota Palembang, di Pendopo Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mendorong kuliner khas Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yakni pempek bisa go internasional.

"Kita ingin pempek dengan cita rasa khas ini mampu menembus ke kancah internasional," kata Sandiaga Uno saat menghadiri Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kota Palembang, di Pendopo Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya, Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya mendorong kuliner tradisional agar lebih dikenal di kancah internasional. Apalagi, Kota Palembang diketahui memiliki banyak potensi, seperti pempek, songket, dan ekonomi kreatif lainnya.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan potensi subsektor kuliner dengan menyusun strategi inovasi produk unggulan. 

Menurutnya, dalam menjawab tantangan perkembangan zaman era digital saat ini untuk pengembangan dan cara pemasaran produk secara kreatif dapat melalui platform digital dan media sosial.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, di antaranya melalui program kegiatan BEDAKAN. 

Program ini memberikan pemahaman fungsi penting kemasan produk, redesaign kemasan dan stimulus pencetakan kemasan sebagai starter kit kepada para pelaku usaha kreatif.

Kemudian, ada juga kegiatan BEGERAK, berupa pendampingan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku kreatif terkait fungsi estetik, fungsi display, fungsi kesehatan serta fungsi produksi dari gerai kuliner.

Tak hanya itu, Kemenparekraf/Baparekraf juga gencar mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia/Gernas BBI yang juga melibatkan lebih dari 20 kementerian dan lembaga untuk mempercepat proses trasnformasi dan digitalisasi UMKM.

Kegiatan Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif juga merupakan upaya Kemenparekraf/Baparekraf untuk memberikan fasilitasi pengembangan potensi ekonomi kreatif yang diselenggarakan di 25 kabupaten/kota di Indonesia. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top