BNNP Lampung Musnahkan Barang Bukti Ganja dan Sabu Tangkapan Tiga Bulan

Barang bukti puluhan kilogram ganja dan sabu itu dimusnahkan dengan cara dikremasi atau dibakar di Krematorium Lempasing, Telukbetung Barat, Bandarlampung.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 52,6 kg ganja dan 5,19 kg sabu hasil tangkapan selama tiga bulan antara Juli hingga September 2021.

Barang bukti puluhan kilogram ganja dan sabu itu dimusnahkan dengan cara dikremasi atau dibakar di Krematorium Lempasing, Telukbetung Barat, Bandarlampung, Kamis.

"Barang bukti ini tangkapan selama tiga bulan terakhir," kata Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen Pol Edi Swasono, dalam keterangannya.

Dari penangkapan selama periode Juli hingga September 2021 ini diamankan delapan pengedar, pengendali dan kurir narkotika di sejumlah lokasi.

Empat tersangka jaringan Aceh, dimana dua pelaku F dan AM ditangkap di Res Area Tol Kayuagung didapat barang bukti sebanyak 52 kg ganja. Transaksi dikendalikan napi berinisial HP dan IS di Lapas Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. 

Kemudian, satu pelaku berinisial AS yang ditangkap di Tanjungkarang Pusat dengan barang bukti 820 gram ganja.

Selain ganja, untuk barang bukti sabu diamankan tiga pelaku berinisial S, AR, dan SR. Ketiganya masing-masing diamankan di depan Indomaret Pahoman dan halaman bengkel Oto di Sukaraja, Telukbetung.

Pemusnahan dilakukan setelah dilakukan pengujian laboratorium dan pembuktian perkara di kejaksaan. Agar proses pembakarannya sempurna, semua barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di suhu panas krematorium. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top