Tekab 308 Polres Lamteng Ringkus Pelaku Curat dan Penadahnya

"Pelaku AI alias Agus dan penadahnya ASR ditangkap pada Jumat, 6 Agustus 2021 sekira pukul 01.00 WIB," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah, Provinsi Lampung, meringkus satu pelaku dan seorang penadah pencurian dengan kekerasan (Curat). Keduanya warga Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

"Pelaku AI alias Agus dan penadahnya ASR ditangkap pada Jumat, 6 Agustus 2021 sekira pukul 01.00 WIB," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik., Jumat.

Pelaku curat, AI alias Agus (22) warga Spontan II Kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya, dan penadahnya ASR (41) warga Kampung Subangjaya, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah.

Penangkapan terhadap dua pelaku itu berdasarkan laporan korban Sumardi (30) warga Kampung Rantaujaya Makmur, Kecamatan Putra Rumbia, Lampung Tengah, ke Polsek Rumbia.

Peristiwa curat tersebut terjadi pada Juli 2021 sekira jam 02.00 WIB. Sepeda motor Yamaha Vixion Nopol F 3927 FAC tahun 2016 warna biru milik korban hilang dicuri di dalam garasi rumahnya dengan cara dirusak kunci gembok dan kunci motornya.

Selang berlalu, korban melihat sepeda motor miliknya dimiliki orang lain. Kemudian, korban melapor ke Polsek Rumbia pada 5 Agustus 2021. Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Rumbia berkoordinasi dengan Tekap 308 Polres Lampung Tengah.

Selanjutnya, Team 308 Polres Lamteng menangkap pelaku penadahnya ASR tanpa ada perlawanan di Kampung Subangjaya, Kecamatan Bandar Surabaya, berikut mengamankan sepeda motor merk Yamaha Vixion Nopol F 3927 FAC yang sudah di lis warna merah milik korban.

Setelah dilakukan introgasi, penadah mengaku membeli sepeda motor itu dari pelaku AI alias Agus warga Spontan II, Kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya. Palaku Agus diringkus di rumahnya dan saat dilakukan pengembangan ternyata masih ada pelaku lain, akan tetapi saat akan ditangkap tidak ada di tempat.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku AI alias Agus kami jerat Pasal 363 KUHPidana, dan pelaku ASR dijerat Pasal 480 KUHPidana, dengan ancaman hukuman masing-masing tujuh dan empat tahun penjara," terang Edi Qorinas. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top