Sebanyak 8.711 Orang Warga Binaan Lapas di Sumsel Dapat Remisi Umum

"Narapidana dan anak yang mendapatkan remisi umum tahun ini sebanyak 8.711 orang se-Sumatera Selatan," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Indro Purwoko.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun, Kementerian Hukum dan Ham RI memberikan remisi kepada 8.711 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Anak didik di Provinsi Sumatera Selatan.

"Narapidana dan anak yang mendapatkan remisi umum tahun ini sebanyak 8.711 orang se-Sumatera Selatan," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Indro Purwoko, Selasa.

Pemberian remisi umum bagi narapidana dan anak dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Narkotika Banyuasin yang penyerahannya dihadiri secara virtual oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya (MY) ini, berdasarkan Surat Keputusan Remisi untuk warga binaan dan anak didik di wilayah Sumsel. 

Mawardi Yahya mengucapkan selamat kepada semua warga binaan yang telah mendapatkan remisi terkhusus kepada mereka yang dibebaskan hari ini. 

Selain itu, Wagub Sumsel juga meminta agar warga binaan dapat menjadi personal yang lebih baik lagi dan dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar setelah mengakhiri masa hukuman yang dijalani.

Sebanyak  8.711 warga binaan dan anak didik mendapat remisi umum di Hari Kemerdekaan tahun ini, masing-masing satu sampai dengan enam bulan. Warga binaan dan anak didik yang langsung bebas karena mendapat remisi umum sebanyak 195 orang, terdiri dari 189 warga binaan dan enam anak didik.

Untuk remisi yang diberikan kepada warga binaan Lapas Kelas I Palembang sebanyak 1.236 orang. Sedangkan, di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang sebanyak 321 orang, LPKA Kelas I Palembang sebanyak 112 anak.

Untuk remisi khusus I dan II Napi berdasarkan tindak kejahatan pidana terorisme satu orang, kasus narkotika RK I 43 orang dan RK II satu orang, pidana kasus narkotika RK I sebanyak 3.091 orang dan RK II sebanyak 37 orang, pidana kasus korupsi PP No.99/2012 RK I sebanyak 14 orang dan pidana ilegal traficking PP No.99/2012 RK I sebanyak satu orang.

Pemberian remisi ini berdasarkan Kepres No.174 Tahun 1999 Tentang Remisi Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No.24 Tahun 2021 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-PK.01.05- 06-705 dan PAS-PK.01.05- 06-7667 Perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Umum 17 Agustus 2021 Kepada Narapidana dan Anak. 

Adapun WBP dan Anak Didik Pemasyarakatan yang mendapat remisi adalah yang memenuhi persyaratan telah menjalani pidana selama enam bulan atau lebih pada tanggal 17 Agustus 2021.

Berkelakuan baik, yaitu mentaati peraturan yang berlaku dan tidak di kenakan tindakan disiplin, serta mendapat remisi tambahan bagi narapidana yang berbuat jasa pada negara, melakukan perbuatan yang bermanfaat dan membantu kegiatan pembinaan di lapas atau rutan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top