Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: Lampung Dapat Tambahan 1,5 Juta Dosis Vaksin

"Pemerintah pusat akan segera menambah vaksin Covid-19 sebagaimana permintaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi," kata Menko Perekonomian yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Menteri Koordinator Perekonomian RI (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berkomitmen kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk memberikan tambahan vaksin sebanyak kurang lebih 1,5 juta dosis. 

"Pemerintah pusat akan segera menambah vaksin Covid-19 sebagaimana permintaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi," kata Menko Perekonomian yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto, Jumat.

Di kesempatan ini Menko Perekonomian menyampaikan beberapa arahan Presiden Jokowi terkait dengan mobilitas orang, kegiatan di sektor ritail dan lain sebagainya. Ia juga menekankan akan pentingnya penerapan 3M, terutama penggunaan masker diperketat. "Sesuai arahan Presiden, minimal penggunaan masker harus diperketat," katanya.

Untuk penanganan pasien Covid-19, Airlangga mendorong Pemprov Lampung untuk menyiapkan lokasi isolasi terpusat, seperti di Asrama Haji ataupun tempat-tempat diklat sejenis. Ia juga mendukung rencana penyiapan tempat isolasi apung menggunakan kapal feri seperti yang sudah dilakukan di Makassar.

Mengenai isolasi terpusat ini, Menko menyampaikan bahwa Presiden telah menyiapkan kapal Pelni dan pembiayaan sudah dibayar pusat, sehingga daerah tinggal menyiapkan tenaga kesehatan. 

"Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membantu. Ditambah lagi dengan isolasi terpusat dalam bentuk kapal, karena Lampung punya Pelabuhan Panjang yang ideal," ujarnya. 

Airlangga kembali menyatakan arahan Presiden terkait penanggulan Covid-19 di Lampung yang masih perlu ditekan, yakni pencegahan mobilitas, penggunaan masker, testing dan tracing, dan terakhir vaksinasi, dan tentu saja pemulihan ekonomi.

"Saya ulang kembali, jadi arahan Presiden terkait penanggulan Covid-19 di Lampung yang masih perlu ditekankan yakni, pencegahan mobilitas, penggunaan masker, testing dan tracing, dan vaksinasi terakhir, dan tentu saja pemulihan ekonomi," jelasnya.

Dalam kunjungannya ke Lampung, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyerahkan bantuan, berupa oksigen konsentrator sebanyak 409 unit yang penggunaannya akan disebarkan ke rumah sakit di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta meninjau posko di Desa Negara Ratu, Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top