Tim Gabungan Polsek Way Pengubuan dan Terbanggibesar Ringkus Pelaku Curat Ranmor

"Pelaku curat ranmor yang ditangkap itu berinisial AYN alias Aris (33) warga Kampung Tanjungratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kamis 8 Juli 2021 sekira pukul 11.00 WIB," kata Kapolsek Way Pengubuan, Iptu Ali Mansur, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.



WAY PENGUBUAN, IPHEDIA.com - Dalam Ops Sikat Krakatau 2021, tim gabungan Polsek Terbanggibesar dan Polsek Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor.

"Pelaku curat ranmor yang ditangkap itu berinisial AYN alias Aris (33) warga Kampung Tanjungratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kamis 8 Juli 2021 sekira pukul 11.00 WIB," kata Kapolsek Way Pengubuan, Iptu Ali Mansur, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik., Sabtu.

Penangkapan terhadap pelaku dipimpin Kanit Reskrim Way Pengubuan Aiptu Akhirrudin, SH., Panit I Terbanggibesar Ipda Dixo Romadi S.Tr, K., dan Panit II Terbanggibesar Reskrim Ipda Junaidi, SH., bersama anggotanya.

Peristiwa curat ranmor itu terjadi ketika korban sedang tertidur di tempat kosannya di Perumahan BTN Blok B4 No 05 Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Sabtu, 8 Agustus 2020 sekira jam 05.00 WIB.

Saat bangun tidur, 2 unit sepeda motor merk Honda Beat yang diparkir di belakang rumah kosan korban dengan posisi terkunci stangnya, masing-masing Nopol  BE 3008 IW dan BE BE 4177 TL, sudah raib digondol maling. Lalu, korban melapor ke Mapolsek Way Pengubuan.

"Diduga pelaku membuka paksa kunci stang dengan alat, berupa kunci leter T. Setelah kunci stang rusak, 2 unit sepeda motor korban dibawa kabur oleh pelaku," ungkap Ali.

Pelaku diduga masuk dengan cara merusak kunci pintu rolling door. Kemudian, pelaku yang diketahui empat orang itu mengambil dua unit sepeda motor tersebut. Dari hasil penyelidikan, polisi terlebih dulu menangkap RR alias Rudi Labai.

Selanjutnya, tim gabungan menangkap satu pelaku lagi, yakni AYN alias Aris di Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan. Sementara, pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku AYN alias Aris kami jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," terang Ali. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top