Penanganan Covid-19, Lampung Terima Bantuan 15 Ton Oksigen Cair dari PT Pusri Palembang

Bantuan untuk penanganan pasien Covid-19 ini diserahterimakan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung, yang diterima langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendapatkan penambahan pasokan sebanyak 15,08 ton liquid oxygen atau oksigen cair dari PT Pupuk Sriwidjaja (PT Pusri)Palembang. 

Bantuan untuk penanganan pasien Covid-19 ini diserahterimakan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung, yang diterima langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, Kamis. 

Bantuan oksigen yang berasal dari OKI Pulp and Paper yang merupakan anak perusahaan PT Sinarmas itu dibawa menggunakan isotank dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. 

"Bantuan ini berkat upaya teman-teman dari bidang industri, Pusri, Sinarmas yang bersama-sama membantu kita," ujar Arinal.

Mengenai oksigen bantuan ini, Kadiskes Lampung, Reihana mengatakan, akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan di RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung. 

Untuk sisanya, kata dia, akan disalurkan ke rumah sakit terdekat yang memiliki tabung oksigen cair, seperti RS Advent, RS Urip Sumoharjo, RS Bumi Waras, RS Yukum Medical Center Lampung Tengah, RS Mardiwaluyo Metro, dan RS Muhammadiyah Metro. 

Sementara, Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Tri Wahyudi Saleh yang turut mengantar bantuan oksigen ini ke Lampung mengatakan, selain pupuk pihaknya juga memproduk oksigen dengan kapasitas produksi 3 ton per hari.

Selain itu, Pusri juga mendapatkan tugas dari pusat untuk berkolaborasi dengan swasta seperti PT Sinarmas Grup yang mempunyai kapasitas produksi 30 ton per hari dan bisa melayani Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan sebagainya. "Bantuan ini merupakan CSR dari OKI dan CSR dari Pusri. Ini semua gratis kami berikan," jelasnya. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top