Kepergok Anak Korban dan Diteriaki Maling, Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi dan Warga

"Pelaku ditangkap polisi dan warga karena kepergok anak korban hendak curi sepeda motor, Jumat, 30 Juli 2021," kata Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Ramdoni, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.



SEPUTIH MATARAM, IPHEDIA.com - Nasip apes dialami dua pelaku pencurian sepeda motor ini. Saat akan membawa kabur sepeda motor curiannya, mereka kepergok anak korban dan diteriaki maling. Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap. 

Seorang pelaku yang ditangkap itu berinisial TS alias Teka (29) warga Tanjungkemala, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. 

"Pelaku ditangkap polisi dan warga karena kepergok anak korban hendak curi sepeda motor, Jumat, 30 Juli 2021," kata Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Ramdoni, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik, Sabtu.

Menurut Iptu Ramdoni, peristiwa itu bermula ketika anak korban hendak pulang ke rumahnya di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Seputih Mataram. 

Di halaman rumahnya, saksi sekaligus anak korban melihat dua orang tidak dikenal, yang salah satunya membawa sepeda motor orang tuanya, sedangkan yang satunya lagi mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah putih tanpa plat.

Anak korban sempat bertanya kepada pelaku mau dibawa ke mana motornya. Namun, sembari mengancam pelaku mengeluarkan senjata di pinggangnya. Tentu saja hal ini membuat takut anak korban. Sembari mengendarai sepeda motor curiannya, para pelaku kabur ke arah Pasar Mandala. 

Saat itu pula anak korban spontan berteriak maling dan minta tolong. Mendengar suara teriakan itu, warga sekitar berdatangan dan membantu korban mengejar pelaku serta ada yang menghubungi Polsek Seputih Mataram. 

Warga dibantu anggota Polsek Seputih Mataram akhirnya berhasil menangkap satu pelaku inisial TS alias  Teka, berikut sepeda motor merk Honda Beat warna merah putih tanpa plat milik pelaku.

Sedangkan, sepeda motor milik korban Kawasaki KLX warna hijau tahun 2020 Nopol BE 2503 GK yang dicuri pelaku dari garasi rumahnya dibawa kabur salah satu pelaku dan sampai saat ini masih dalam pengejaran.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku TS alias Teka kita jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," terang Ramdoni. ( Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top