Ganjil Genap di Sumsel Berlaku Untuk Hari, Ruas dan Jam Tertentu

"Kebijakan tersebut belum diberlakukan hari ini. Pasalnya, masih memerlukan tahapan seperti sosialisasi dan kemudian baru diterapkan. Bahkan, aturan itu diberlakukan sesuai dengan hari, jam dan ruas jalan tertentu," kata Herman Deru seusai upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 di Polda Sumsel.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD) menjelaskan, kebijakan tentang penerapan aturan ganjil genap di Provinsi Sumsel berlaku untuk hari, ruas jalan dan jam tertentu. 

"Kebijakan tersebut belum diberlakukan hari ini. Pasalnya, masih memerlukan tahapan seperti sosialisasi dan kemudian baru diterapkan. Bahkan, aturan itu diberlakukan sesuai dengan hari, jam dan ruas jalan tertentu," kata Herman Deru seusai upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 di Polda Sumsel, Kamis.

Ia mengatakan, kebijakan itu baru akan ditandatangninya hari ini bertepatan dengan Hari Byangkara ke-75. "Di HUT Bhayangkara ini hadiah kerja beratnya kita tandatangani kebijakan ganjil genap. Jadi, bukan diberlakukan hari ini, tapi akan kita sosialisasikan dulu," tambah HD.

Selain itu, jelas dia, kebijakan ganjil genap tersebut juga membantu pihak  Dirlantas dan Dishub untuk mengendalikan kondisi kemacetan. Pada hari tertentu yang dikhawatirkan ada kerumunan massa kita cegah dengan ganjil genap sehingga mengurangi minat bagi masyarakat untuk keluar  rumah. 

"Ganjil Genap ini bukan hanya di Palembang tapi diberlakukan se-Sumsel bagi daerah yang membutuhkan," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Rabu, mengkonsultasikan dengan Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri mengenai rencana penerapan sistem pengaturan mobilitas masyarakat dengan pengaturan operasional kendaraan di jalan raya berdasarkan nomor polisi ganjil genap tersebut.

Gubernur Herman Deru saat melakukan pertemuan dengan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel merencanakan pada Juli 2021 menerapkan sistem ganjil genap kendaraan lalu lintas ini guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. 

Menurutnya, untuk menerapkan sistem ganjil genap kendaraan di jalan tersebut perlu dukungan aparat kepolisian karena memerlukan pengaturan yang baik.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan gubernur untuk menerapkan sistem ganjil genap guna menekan kasus penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami lonjakan.

"Penerapan sistem ganjil genap itu diharapkan dapat efektif membatasi mobilitas masyarakat dan mengurangi lonjakan kasus Covid-19 di Sumsel," harap Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top