Dukun Pengganda Uang Ditangkap Tekab 308 Polsek Terusan Nunyai

Pelaku diketahui sudah banyak menipu korbannya di Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai. Dari kesemua korbannya, mereka menderita kerugian Rp18.500.000. "Jadi, ketika pelaku datang ditempat saudaranya sudah ditunggu oleh para korban," ujar Iptu Santoso.



TERUSAN NUNYAI, IPHEDIA.com - GRN alias Gurit (38) pelaku penipuan yang mengelabui korbannya dengan cara mengaku dapat melipatgandakan uang ditangkap anggota Polsek Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. 

"Pelaku ditangkap untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan,S.Ik, Senin.

Pelaku warga Sp 5A Kampung Wirabangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, yang dikenal sebagai "dukun pengganda uang" ini, diamankan di tempat saudaranya di Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Senin, 5 Juli 2021 sekira jam 02.00 WIB.

Pelaku diketahui sudah banyak menipu korbannya di Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai. Dari kesemua korbannya, mereka menderita kerugian Rp18.500.000. "Jadi, ketika pelaku datang ditempat saudaranya sudah ditunggu oleh para korban," ujar Iptu Santoso.

Dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan barang bukti, berupa  2 botol minyak Fanbo, 1 lembar kain putih panjang 4 meter, 1 gulung benang tiga warna dan 1 bungkus dupa merk Tridatu.

Kemudian, 3 lembar kain warna hitam panjang 1 meter, 1 nampan stanlis, 1 siung bawang putih, 1 gulung benang putih, 1 bungkus garam kasar, 4 bungkus dupa merk Life, 5 lilin serta 1 box besar.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menemui salah satu korban di rumahnya dan menawarkan untuk menarik uang gaib di rumah korban sebesar Rp3 miliar dengan cara ritual, dengan syarat pelaku meminta mahar uang sebesar Rp1 juta. 

Karena uang miliaran tersebut diakui pelaku belum bisa diambil, sehingga "dukun pengganda uang" ini meminta uang mahar lagi kepada korbannya tersebut sebesar Rp1 juta dan Rp500 ribu. 

Setelah dua minggu, korban baru mengetahui bahwa bukan hanya dia saja yang diajak ritual menarik uang gaib itu oleh pelaku, tetapi ada beberapa tetangganya juga pernah menjalani ritual. 

Dari semua korbannya, tak satupun uang mereka yang berhasil digandakan seperti yang dijanjikan. Sampai akhirnya pelaku diamankan ke Mapolsek Terusan Nunyai.     

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top