Dari Masjid, Pura dan Gereja Lapas Waykanan, 504 Narapidana Doakan Indonesia Bebas Corona

"Dari Masjid AT-Taubah, Pura Sudha Citta dan Kamar Gereja Lapas Waykanan, sebanyal 504 Narapidana doakan Indonesia bebas Covid-19," kata Kepala Lapas Kelas II B Waykanan, Syarpani, saat memimpin Istighosah bersama Ust Imam Maksum di Masjid AT-Taubah Lapas Waykanan.



WAYKANAN, IPHEDIA.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum namun berdampak pula bagi narapidana yang sedang menjalani pidana di dalam lapas bahkan ada banyak warga binaan sudah tertular di beberapa lapas/rutan di seluruh Indonesia. 

Menyikapi hal tersebut, Lapas Kelas II B Waykanan, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, turut mendoakan dengan mengadakan kegiatan doa bersama dari dari masjid, pura dan gereja Lapas Waykanan. Sebanyak 504 napi dan pegawai doakan Indonesia bebas corona.

"Dari Masjid AT-Taubah, Pura Sudha Citta dan Kamar Gereja Lapas Waykanan, sebanyal 504 narapidana doakan Indonesia bebas Covid-19," kata Kepala Lapas Kelas II B Waykanan, Syarpani, saat memimpin Istighosah bersama Ust Imam Maksum di Masjid AT-Taubah Lapas Waykanan, Selasa.

"Kami turut prihatin seiring meningkatnya angka terpapar Covid-19 secara nasional. Alhamdulillah, Lapas Waykanan sampai saat ini tidak ada penghuni yang terpapar dan kami senantiasa menerapkan prokes keluar masuk pegawai dan barang titipan," tambahnya. 

Syarpani menyampaikan kegiatan ini atas perintah Kepala Divisi Pemasyarakatan Lampung, Faried Junaidi, dan dilakukan serentak di lapas dan rutan se-Provinsi Lampung dengan maksimal napi 10 orang di tempat ibadah dan sisanya di kamar masing-masing.

Sementara itu, IM (35) seorang napi kasus perlindungan anak menyampaikan bahwa dengan kegiatan doa bersama semoga Covid-19 cepat berlalu dari Bumi Indonesia.

"Kami sudah sangat rindu ketemu keluarga. Karena selama pandemi kunjungan keluarga ditiadakan di Lapas Waykanan. Semoga Allah menghilangkan wabah ini dari Bumi Pertiwi," harap IM. (ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top