Bersembunyi di Balik Horden, Pelaku Curat Diciduk Polsek Seputih Surabaya

Peristiwa pencurian ini bermula saat korban pulang dari ronda langsung tidur. Pagi harinya, korban dibangunkan oleh istrinya karena berkas-berkasnya berantakan. Ternyata, rumah korban disantroni maling.



SEPUTIH SURABAYA, IPHEDIA.com - SPY alias Sapri (33) pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), warga Kampung Srikencono, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap jajaran Polsek Seputih Surabaya, Kamis.

"Pelaku ditangkap Kanit Reskrim Polsek Seputih Surabaya bersama anggota di rumahnya," kata Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Yoni Sutaryanto, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.

Pelaku ditangkap karena telah mencuri sejumlah barang dan uang di rumah korban Kasiman, warga Kampung Sumberkaton, Kecamatan Seputih Surabaya, pada Jumat, 21 Mei 2021, sekira pukul 22.00 WIB.

Peristiwa pencurian ini bermula saat korban pulang dari ronda langsung tidur. Pagi harinya, korban dibangunkan oleh istrinya karena berkas-berkasnya berantakan. Ternyata, rumah korban disantroni maling. 

Barang-barang, antara lain 3 unit handphone merk iPhone 8+, Vivo Y91c, VivoY15 IMEI1 serta uang tunai sebesar Rp800 ribu raib digondol pencuri. Atas kejadian ini, korban melapor ke Polsek Seputih Surabaya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku yang kemudian diketahui berinisial SPY alias Sapri itu ditangkap saat bersembunyi di balik horden rumahnya dan dibawa ke Polsek Seputih Surabaya.

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan pelaku yang lain masih dalam pengejaran," terang Yoni Sutaryanto. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top