Takut Ditembak dan Dorongan Keluarga, Empat Pelaku Curas Sadis Asal Jabung Serahkan Diri ke Polda Lampung

"Dalam aksinya, mereka sering menggunakan senjata api dan senjata tajam, apabila korban tidak mau menyerahkan sepeda motornya. Kami akan memberikan itikad baik, apabila pelaku juga berkelakuan baik dengan menyerahkan diri ini," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Ardian Indra Nurinta, saat konferensi pers di Mapolda Lampung.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Sebanyak empat pelaku begal yang dikenal sadis asal Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, yang sering meresahkan masyarakat menyerahkan diri ke Polda Lampung.

"Dalam aksinya, mereka sering menggunakan senjata api dan senjata tajam, apabila korban tidak mau menyerahkan sepeda motornya. Kami akan memberikan itikad baik, apabila pelaku juga berkelakuan baik dengan menyerahkan diri ini," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Ardian Indra Nurinta, saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Rabu.

Keempat pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) atau begal asal Jabung, Kabupaten Lampung Timur, masing-masing berinisial MS (30), KS (35), RI (22) dan Y (36), menyerahkan diri ke Polda Lampung diantar oleh kepala desa dan pihak keluarga, Jumat.

Penyerahan diri keempat pelaku curas ini setelah upaya paksa yang dilakukan oleh tim gabungan Tekab 308 Polda Lampung dan polres jajaran yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Yustam Dwi Heno, terhadap pelaku C3 di wilayah Jabung beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya, tim gabungan Tekab 308 Polda Lampung dan jajaran Polres, berkoordinasi dengan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Jabung. Awalnya tim menggerebek pelaku inisial Y, namun berhasil melarikan diri. Namun, pada Senin, pelaku Y menyerahkan diri. Berselang tiga hari kemudian, tiga pelaku lainnya juga ikut menyerahkan diri ke Mapolda Lampung. 

Selain karena takut terhadap tindakan tegas kepolisian, alasan lain keempat pelaku menyerahkan diri, karena ada dorongan dari pihak orang tua. Saat beraksi, keempat pelaku ini tidak segan-segan melukai korban dengan barang-barang tajam yang dipakai.

"Mereka menyerahkan diri karena takut dilakukan tindakan tegas kepolisian, sebab kepolisian tidak akan segan-segan menindak pelaku yang meresahkan masyarakat," jelas AKBP Ardian Indra Nurinta.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, upaya  Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno, dalam menekan dan menindak tegas pelaku curas,  curat, dan curanmor (C3) yang meresahkan masyarakat nampaknya membuahkan hasil. 

"Terbukti empat orang pelaku curas dengan sasaran kendaraan bermotor asal Jabung, Lampung Timur, menyerahkan diri kepada pihak kepolisian," kata Zahwani Pandra Arsyad. 

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara. Sebelumnya, dalam waktu dua pekan mulai 18-30 Mei 2021, Polda Lampung mengungkap 99 kasus begal, Curas, Curat, dan Curanmor dengan 124 pelaku dan 41 di antaranya dilakukan tindakan tegas terukur alias ditembak. (as/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top