Sumsel Langgengkan Zero Konflik, Herman Deru: Selalu Update Situasi dan Berbagai Informasi

"Kita bangga Sumsel Zero Konflik, tapi kita akan lebih bangga lagi kalau ini dapat berkesinambungan," kata Herman Deru saat silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel dengan komponen masyarakat untuk kemajuan Provinsi Sumsel di Gedung Sudirman, Makodam II/Swj.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD) mengatakan, untuk memelihara Sumsel Zero Konflik tidak semudah membangunnya, maka untuk itu harus makin tinggi tepo seliro dan toleransi, baik antar umat beragama maupun antar suku yang ada di Sumsel.

"Kita bangga Sumsel Zero Konflik, tapi kita akan lebih bangga lagi kalau ini dapat berkesinambungan," kata Herman Deru saat silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel dengan komponen masyarakat untuk kemajuan Provinsi Sumsel di Gedung Sudirman, Makodam II/Swj, Rabu.

Dalam mempertahankan Sumsel Zero Konflik, HD juga menyampaikan tentang empat unsur, yaitu tanah, air, api, dan udara merupakan kebutuhan manusia secara fundamental dan kebutuhan tersebut akan terpenuhi jika terkendali. Tidak satupun dari empat unsur tersebut yang tidak penting.

"Jadi, tidak akan ada Sumsel Zero Konfilk tanpa peranan kita semua. Saya mengharapkan pada seluruh organisasi kemasyarakatan selalu update mengenai situasi dan berbagai informasi untuk membuat rencana ke depan dalam mendukung Sumsel Zero Konflik," harapnya.

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya, Myjen TNI Agus Suhardi mengatakan, ada empat unsur dalam mencapai proses tujuan, yakni organisasi, pemimpin, tugas dan tanggungjawab dan kerjasama. 

“Organiasi opersionalnya sudah ada. Seorang pemimpin, secara otomatis ada dalam mengkomadoi," ujar Myjen TNI Agus Suhardi.

Menurut Pangdam II/Sriwijaya, organisasi, pemimpin, tugas dan tanggungjawab harus dilakukan dengan kerjasama. Tanpa kerjasama tentu tidak bisa maksimal. Sedangkan tugas dan tanggungjawab, yakni melaksanakan pekerjaan bidang masing-masing. Kerjasama menjadi hal yang sangat penting. (bd/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top