Proyek Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Ditargetkan Rampung Tahun Depan

"Kami optimistis tol bisa rampung di tahun 2022 sesuai dengan target yang ditetapkan," ujar Project Director Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (Indra Prabu) PT Hutama Karya (Persero), Hasan Turcahyo.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Walaupun pengerjaannya masih terkendala soal lahan namun PT Hutama Karya (Persero) menargetkan proyek Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (Indra Prabu) di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 64,8 kilometer rampung pada 2022 tahun depan.

"Kami optimistis tol bisa rampung di tahun 2022 sesuai dengan target yang ditetapkan," ujar Project Director Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (Indra Prabu) PT Hutama Karya (Persero), Hasan Turcahyo, Jumat.

Ruas Tol Indra Prabu sepanjang 64,8 km yang recananya akan tersambung ke Provinsi Bengkulu ini membentang mulai dari Kecamatan Indralaya Utara, Indralaya, Tanjungbatu dan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dari Ogan Ilir, ruas jalan tol masuk ke Kecamatan Kelekar dan Belida Darat di Muaraenim. Selanjutnya kembali masuk wilayah Ogan Ilir, yakni di Kecamatan Rambang Kuang dan berakhir di Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.

Jalan Tol Indra Prabu salah satu rangkaian jalan tol dari Palembang, Sumsel, menuju Provinsi Bengkulu, yang total panjangnya mencapai 329 km. Bila nanti ruas tol ini sudah tersambung akan menyambungkan Kota Palembang hingga ke Bengkulu (Sumsel-Bengkulu).

Untuk ruas Jalan Tol Indra Prabu sendiri terbagi menjadi enam zona dan setiap zona memiliki panjang trase berbeda. Zona I sepanjang 10,5 km, zona II sepanjang 12,8 km, zona III sepanjang 11,7 km, zona IV sepanjang 12,5 km, zona V sepanjang 11,7 km dan zona VI sepanjang 9,7 km.

Panjang trase tol Indra Prabu dengan rincian enam zona ini mencakup main road (jalan utama) dan dua interchange (simpang susun), yakni di Indralaya dan Prabumulih. Hingga awal Juni pengerjaan jalan tol Indra Prabu sudah mencapai 37,75 persen. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top