Polisi Prancis Bentrok dengan Pengunjung Pesta Rave Ilegal

Gambar TV menunjukkan polisi menggunakan gas air mata dan raver melemparkan petasan, proyektil dan bom bensin saat bentrokan pecah ketika sekitar 400 petugas polisi bergerak dalam upaya untuk membubarkan pesta itu.



PARIS, IPHEDIA.com - Lima petugas polisi terluka, dua serius, dan seorang pengunjung pesta kehilangan tangannya ketika pasukan keamanan mencoba membubarkan rave ilegal yang dihadiri sekitar 1.500 orang di Prancis barat, kata pejabat setempat, Sabtu.

Gambar TV menunjukkan polisi menggunakan gas air mata dan raver melemparkan petasan, proyektil dan bom bensin saat bentrokan pecah ketika sekitar 400 petugas polisi bergerak dalam upaya untuk membubarkan pesta itu.

Menurut Emmanuel Berthier, kepala polisi untuk wilayah Ile-et-Vilaine, seorang pria berusia 22 tahun kehilangan tangannya di tengah kekerasan ekstrem. Bentrokan berlangsung selama sekitar tujuh jam, kata gendarmerie nasional di akun Twitter-nya.

Hingga Sabtu pagi waktu setempat, sekitar 1.000 orang tetap berada di jalur pacuan kuda dekat Redon di Brittany tempat rave diadakan dan para pejabat mengatakan mereka berharap untuk mendapatkan kembali kendali selama akhir pekan.

"Mereka yang hadir tidak di sana untuk berpesta, tetapi untuk bertarung dengan polisi," kata Pascal Duchène, walikota Redon, mengatakan kepada BFM TV, melansir Reuters. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top