Pemprov Sumsel Dorong UMKM Libatkan Generasi Muda Milenial Kembangkan Produk dan Pemasaran

UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional menjadi sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19, dimana pelaku UMKM saat ini mengalami penurunan penjualan yang signifikan, sulit memperoleh bahan baku serta distribusi menjadi terhambat.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan mendorong UMKM untuk melibatkan generasi muda milenial dalam mengembangkan produk unggulan daerah serta masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan nasional dengan memanfaatkan teknologi digital dan transaksi secara online.

Hal ini disampaikan Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, H Akhmad Najib. SH., saat menggelar Forum Group Discusing (FGD) tingkat Komoditas Produk dan Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Provinsi Sumatera Selatan tahun 2021, di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis.

Najib utarakan, UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional menjadi sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19, dimana pelaku UMKM saat ini mengalami penurunan penjualan yang signifikan, sulit memperoleh bahan baku serta distribusi menjadi terhambat. 

"Akibat penurunan sektor ekonomi inilah pemerintah menerapkan new normal yang bertujuan untuk mendorong kembali roda perekonomian nasional," ujarnya. 

Jelas Najib, dalam masa transisi menuju kenormalan baru atau new normal ini, Pemprov Sumsel terus berupaya mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk tetap produktif dan mendorong pelaku usaha untuk terus kreatif dan inovatif.

Najib berharap agar seluruh pihak terkait, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan ikut membantu dan mendukung tim Peneliti Komoditas Produk dan Jenis Usaha Unggulan Provinsi Sumatera Selatan, sehingga dapat memberi rekomendasi yang tepat dalam membuat formula kebijakan dalam mengembangkan KPJU di daerah masing-masing. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top