Lapor Call Center 110, Dua Preman Ditangkap Tekab 308 Polsek Terbanggibesar

"Dua pelaku pemalakan ini ditangkap pada Rabu, 23 Juli 2021 dari laporan masyarakat melalui Call Center 110," kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Drs Sutana Yusuf. M.Kom.I., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.



TERBANGGIBESAR, IPHEDIA.com - Team Tekab 308 Polsek Terbanggibesar mengamankan MTF (29) dan TFK (29), keduanya warga Kampung Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, karena diduga preman yang melakukan pemalakan terhadap sopir mobil truk angkutan.

"Dua pelaku pemalakan ini ditangkap pada Rabu, 23 Juli 2021 dari laporan masyarakat melalui Call Center 110," kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Drs Sutana Yusuf. M.Kom.I., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik, Kamis.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan itu Panit 1 Reskrim Ipda Junaidi dan team Tekab 308 Polsek Terbanggibesar langsung ke lokasi sesuai informasi yang diberikan masyarakat. Kedua pelaku diamankan sekitar 500 meter dari pertigaan Terbanggibesar.

Dari kedua pelaku ini diamankan cap bertuliskan TJ Ter-Besar, cat pilok warna merah putih, 2 lampu senter, 2 buah HP android, 1 HP Nokia, 1 ember, 1 buah buku rekapan dan uang tunai berjumlah Rp235.000. 

Setelah dilakukan introgasi, dari kedua orang tersebut masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda. "Ada yang memberhentikan mobil yang bermuatan untuk di cap TJ dengan membayar Rp50 ribu dan apabila kendaraan yang lewat sudah ada cap TJ-nya hanya membeli air mineral," ucap Sutana.

Karena korban yang menghubungi Call Center 110 nomornya tidak aktif lagi, maka dua orang pelaku tersebut hanya dilakukan pembinaan. "Untuk tindak lanjutnya menunggu kooperatif dari korban," pungkasnya. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top