Kepergok Warga, Pelaku Curanmor Ditangkap Tekab 308 Polsek Seputih Mataram

Peristiwa curanmor ini terjadi pada Jumat sekira jam 14.00 WIB. Saat itu korban memarkirkan sepeda motor Merk Yamaha Vixion warna putih Nopol B 6800 CVH di peladangan jagung Umbul Raman Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, dalam keadaan terkunci stang.



SEPUTIH MATARAM, IPHEDIA.com - SYT alias Yanto (30) warga Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, salah satu pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) ditangkap Tekab 308 Polsek Seputih Mataram. 

"Pelaku ditangkap pada Sabtu, 12 Juni 2021," ujar Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Ramdani, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik., Senin.

Peristiwa curanmor ini terjadi pada Jumat sekira jam 14.00 WIB. Saat itu korban memarkirkan sepeda motor Merk Yamaha Vixion warna putih Nopol B 6800 CVH di peladangan jagung Umbul Raman Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, dalam keadaan terkunci stang.

Ketika itu, korban mendengar suara sepeda motor dan menyuruh anaknya untuk mengecek sepeda motornya dan didapati sudah tidak ada lagi. Korban bersama anaknya berusaha mengejar sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan akhirnya salah satu pelaku berhasil ditangkap warga berikut sepeda motor milik korban.

Korban lainnya dengan pelaku yang sama juga melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Revo warna hitam Nopol B 6369 WFR  di peladangan singkong Umbul HTI Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, ketika korban bersama temannya sedang memupuk di ladang singkong dan sepeda motornya diparkir agak jauh dari penglihatan namun dalam keadaan terkunci stang.

Setelah pelaku SYT alias Yanto berikut barang buktinya diserahkan ke Polsek Seputih Mataram, saat  penggerebekan di rumahnya didapat 2 unit sepeda motor hasil curian, yakni Honda Revo warna hitam Nopol B 3696 dan Honda Revo warna hitam Nopol B 6369 WFR. 

"Sepeda motor milik korban yang satunya merk Yamaha Vega warna hitam Nopol B 6082 TPN masih dalam pencarian (DPB),” jelas Ramdani.

"Pelaku dalam melakukan aksinya rata–rata di kebun atau peladangan yang sepeda motor korbannya jauh dari pengawasan. Dalam melakukan aksinya pelaku tidak sendirian tetapi bersama kawannya yang masih dalam pencarian (DPO)," tambahnya.   

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku SYT alias Yanto dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top