Kawanan Pencurian Alat Excavator Dibekuk Polsek Terusan Nunyai, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

"Dalam pemeriksaan tiga pelaku telah melakukan pencurian alat excavator sebanyak lima kali di berbagai tempat, yaitu di wilayah Agro PT GGF sebanyak 3 kali, di wilayah PT BW Way Abung sebanyak 1 kali serta di wilayah PT Sinar Laut 1 kali,” kata Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



TERUSAN NUNYAI, IPHEDIA.com - Personil Polsek Terusan Nunyai menangkap tiga pelaku mencurian alat berat excavator yang telah menjalankan aksinya sebanyak lima kali di sejumlah tempat.

Ketiga pelaku yang ditangkap itu, masing-masing MSN alias Mur (37), MSR alias Mansur (34) dan SKM alias Sakim (37). Ketiganya warga Kampung Gunungbatin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

"Dalam pemeriksaan tiga pelaku telah melakukan pencurian alat excavator sebanyak lima kali di berbagai tempat, yaitu di wilayah Agro PT GGF sebanyak 3 kali, di wilayah PT BW Way Abung sebanyak 1 kali serta di wilayah PT Sinar Laut 1 kali,” kata Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Kamis.

Penangkapan ketiga pelaku ini berawal dari laporan korban Dwi R mewakili PT GGF yang melaporkan bahwa excavator, berupa Controler/ ECU merk Hitachi model Zakis 5G yang diparkir di Pos 2 satpam GGF hilang alias raib digondol maling, Senin, 17 Mei 2021 sekira jam 08.30 WIB lalu.

Dari penyelidikan, polisi akhirnya mengetahui identitas pelaku. MSN alias Mur pelaku pertama yang ditangkap dalam kasus yang berbeda, yakni kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di Bedeng Putak PT GMP. 

Setelah kasus ini dikembangkan, polisi kemudian menangkap dua pelaku lainnya, yakni MSR alias Mansur (34) dan SKM alias Sakim (37). Saat akan ditangkap, MSR alias Mansur sempat melawan dan diberi tindakan tegas terukur.

"Dari kedua pelaku disita 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit, 1 bilah pisau serta 1 buah obeng yang digunakan untuk kejahatan. Pelaku kami bawa ke Polsek Terusan Nunyai guna penyidikan lebih lanjut,” kata Santoso.

Atas perbuatan mereka, ketiga pelaku pencurian alat excavator ini dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancam hukuman kurungan selama tujuh tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top