Jual Hasil Kejahatan Melalui COD, Pelaku Ditangkap Anggota Polsek Trimurjo

"Kedua pelaku yang ditangkap itu, masing-masing inisial DP alias Panglima (20) warga Kampung Pujidadi, Kecamatan Trimurjo dan MI warga Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah," kata Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, SH, MM., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



TRIMURJO, IPHEDIA.com - Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Trimujo dipimpin Kapolsek AKP A Pancarudin dan di back up Team Tekab 308 Jatanras Polda Lampung menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

"Kedua pelaku yang ditangkap itu, masing-masing inisial DP alias Panglima (20) warga Kampung Pujidadi, Kecamatan Trimurjo dan MI warga Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah," kata Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, SH, MM., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Jumat.

Pancarudin menjelaskan, penangkapan terhadap dua pelalu tersebut bermula dari anggotanya yang melakukan patroli lewat media sosial Facebook dan menemukan barang yang akan dijual diduga milik korban Teguh P warga Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo yang dilaporkan ke polisi pada April lalu.

Ketika petugas yang menyamar sebagai pembeli melakukan transaksi lewat COD dan terjadi ketemuan di Kampung Utoro, Kecamatan Trimurjo, ternyata Laptop merk Asus warna hitam yang ditawarkan pelaku JDP alias Panglima milik korban. Saat itu juga pelaku berikut barang bukti berupa 1 unit handphone merk Vivo V19 dan 1 unit handphone merk Asus warna hitam diamankan polisi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, petugas kami berhasil menangkap pelaku lainnya, yakni MI di rumahnya dan disita berupa barang bukti HP Oppo A7, ikat pinggang warna hitam dan celana kain warna hitam merk Oragle, Kamis, jam 14.00 WIB," jelas Panca.

Pelaku melakukan aksinya masuk ke dalam rumah korban saat pemilik rumah sedang sholat terawih di masjid, dengan cara memanjat dinding samping kiri rumah korban, lalu mendobrak pintu kamar dan menguras barang-barang milik korban.  

Adapun rincian barang korban yang kedua pelaku maling, antara lain 1 unit HP merk Oppo A33 warna hitam, 1 HP merk Realme warna biru laut, 1 HP merk Vivo V19, 1 HP merk Asus warna hitam, 1 Laptop merk Asus warna hitam dan uang tunai Rp18 juta.

Kemudian, 1 lembar STNK sepeda motor Honda Beat warna putih BE 4826 KY, 1 lembar STNK sepeda motor Honda PCX warna putih BE 4331 IY serta 2 buah buku tabungan BRI Unit Simbarwaringin dan BRI Syariah Kota Metro atas nama korban. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku JDP alias Panglima bersama MI kami jerat Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman tujuh tahun penjara atau sepertiganya dari hukuman pokok," terang A Pancarudin. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top