Gubernur Herman Deru: Pancasila Bangun Keberagaman, Kekuatan dalam Pembangunan Sumsel

"Dengan pancasila perbedaan/keberagaman harus menjadikan kita lebih kuat lagi. Dengan perbedaan yang ada harus tetap terbangun menjadi kekuatan kita," kata Herman Deru.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD) mengajak untuk menanamkan jiwa Pancasila guna membentengi kehidupan yang penuh dengan keberagaman yang ada di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.

"Dengan pancasila perbedaan/keberagaman harus menjadikan kita lebih kuat lagi. Dengan perbedaan yang ada harus tetap terbangun menjadi kekuatan kita," kata Herman Deru saat bersama Forkopimda Sumsel menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 serentak secara virtual dari Griya Agung Palembang, Selasa.

Ia mengatakan, Pancasila tercermin bukan dari tulisan tapi dari perbuatan. "Kita bertangggung jawab atas keutuhan negara dengan Pancasila itu," jelas Gubernur Sumsel.

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo, mengatakan peringatan hari pancasila ini harus dikokohkan dalam bermasyarakat dan bernegara. Pancasila harus jadi tujuan dan panutan dalam bermasyarakat.

Presiden minta agar waspada kepada interaksi, rivalitas antar pandangan. Jangan sampai tidak sesuai dengan ideologi Pancasila. "Ideologi Pancasila harus menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus menjadi pondasi yang kokoh dalam menegakkan ilmu dan teknologi Yang ke Indonesiaan," ujarnya.

Karenanya, Presiden Jokowi mengajak seluruh bangsa untuk bersatu padu dalam mengokohkan kesatuan berbangsa dan bernegara dengan Pancasila. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top