Gerebek Kampung Narkoba, Polres Muratara Sita Barang Bukti, Berikut Daftarnya

Penggerebekan ini untuk memberantas penyakit masyarakat dan premanisme serta bandar narkoba yang sudah meresahkan warga Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).



MURATARA, IPHEDIA.com - Penggerebekan terbesar sukses dilakukan Polres Musi Rawas Utara (Muratara) dengan di back up oleh seratusan anggota personil Batalyon B Pelopor.

Penggerebekan ini untuk memberantas penyakit masyarakat dan premanisme serta bandar narkoba yang sudah meresahkan warga Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.ik melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmad Hidayat, SH., membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penggerebekan diduga kampung narkoba  di Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sabtu. 

"Saat Penggerebekan tidak satupun pelaku yang melakukan perlawanan," tegas Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat, Minggu.

Ikut serta dalam gerebek tersebut Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.ik didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam.

Kemudian turut serta pula Perwira Polres Reskrim dan Perwira Narkoba dengan jumlah personil sebanyak 50 personil serta di back up Personil Batalyon B Pelopor sebanyak 104 personil yang dipimpin Danki Iptu Antoni.

"Pesan dari bapak Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM., didampingi Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi, MM., tindak tegas tidak ada tempat bagi pemasok narkoba dan penyakit masyarakat," sebut Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.Ik.

Berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut sebanyak 15 orang laki-laki dan 3 orang wanita. Dengan rincian Sabar Kusnadi, Ramadani alias Poma (DPO 3C), Indra Gunawan/Engot (DPO senpi) dan Tarmizi (DPO narkoba). 

Selanjutnya, Perdi Susanto, Very, Sapriadi, Juhanis Auri, Budi Nasution, Maksum, Rahman, Endang Gunanto alias Eeng, Tasman (DPO narkoba), Tergani, Riza Maika (Istri Darul DPO narkoba), Susanti dan Ratna serta ikut dibawa Kades Surulangun, Ahmad Saleh, untuk dimintai keterangannya.

Sementara itu, dari penggerebekan ini barang bukti yang disita, berupa 34 unit mesin Barbar, 21 unit roda dua tanpa surat yang jelas, 1 roda empat Suzuki Karimun, 13 pucuk senjata tajam, 3 pucuk senpi rakitan laras pendek satu pucuk senpi rakitan laras panjang.

Berikutnya, 50 unit HP, 5 lembar STNK, 8 butir amunisi revolver, satu butir amunisi Laras panjang, satu klip bening bungkus besar berat 313 gram diduga sabu, satu bungkus kecil diduga sabu berat 34,18 gram, satu timbangan digital, 10 botol bong/alat hisap sabu, 2 bal plastik bening.

Dalam penggerebekan ini disita pula uang kertas senilai Rp19.795.000, BB koin mesin Barbar 1500 koin, 2 korek api, satu plastik teh China bertuliskan Qingsaan dan dua unit jam tangan. (Efran/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top