Dukung UMKM, PLN UP3 Jambi Pasang SPLU-M

Untuk mendapatkan energi listrik, selama ini pelaku UMKM di kawasan itu menggunakan genset. Tapi, dengan di pasangnya SPLU-M tersebut pedagang tidak perlu lagi menggunakan genset, sehingga lebih hemat energi dan mengurangi biaya produksi.



JAMBI, IPHEDIA.com - Untuk mendukung pelaku UMKM, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jambi memasang Stasiun Pengisian Listrik Umum Mobile (SPLU-M) di kawasan Tugu Keris Siginjai.

"Harapannya ini dapat membantu pelaku UMKM menghemat biaya operasi dan menghemat energi," kata Manager PLN UP3 Jambi, Hanfi Adrhean Abidin, Selasa.

Di contohkan Hanfi, pelaku UMKM yang biasanya menghabiskan uang sekitar Rp10 ribu untuk membeli minyak sebagai bahan bakar genset dalam satu malam dapat dimanfaatkan membeli token listrik untuk SPLU-M yang dapat digunakan selama dua sampai tiga hari.

Untuk mendapatkan energi listrik, selama ini pelaku UMKM di kawasan itu menggunakan genset. Tapi, dengan di pasangnya SPLU-M tersebut pedagang tidak perlu lagi menggunakan genset, sehingga lebih hemat energi dan mengurangi biaya produksi.

Sementara itu, General Manager PLN UIW S2JB, Bambang Dwiyanto mengatakan, penyediaan SPLU-M tersebut merupakan salah satu program Electrifying Lifestyle. "Dengan menggunakan peralatan serba elektrik selain tidak boros energi juga bebas emisi dan ramah lingkungan," ujarnya.

Untuk itu, Bambang Dwiyanto berharap akan tumbuh kawasan-kawasan serupa di Kota Jambi sehingga dapat didukung dengan penyediaan SPLU-M.

Diketahui, di kawasan Tugu Keris Siginjai terdapat 10 titik SPLU-M yang tersebar dengan daya 5.500 VA untuk satu unit SPLU-M. SPLU-M ini dapat dimanfaatkan pedagang makanan atau pelaku UMKM di kawasan tugu keris untuk berjualan. (mn/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top