DPO Curat Bersembunyi di Jambi Diringkus Anggota Polsek Bangunrejo

"Kedua pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di rumah kontrakan di Gunung Kembang, Kabupaten Sorolangun, Provinsi Jambi, Senin, 7 Juni 2021 sekira jam 22.00 WIB," kata Kapolsek Bangunrejo, AKP Ridho Rafika, SH, MM., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



JAMBI / BANGUNREJO, IPHEDIA.com - Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) inisial RWN alias Ridho (31) seorang residivis dan AB alias Nur (29), keduanya warga Handuyang Ratu, Kecamatan Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap jajaran Polsek Bangunrejo di Provinsi Jambi.

"Kedua pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di rumah kontrakan di Gunung Kembang, Kabupaten Sorolangun, Provinsi Jambi, Senin, 7 Juni 2021 sekira jam 22.00 WIB," kata Kapolsek Bangunrejo, AKP Ridho Rafika, SH, MM., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Dikatakan Ridho, kedua pelaku ini melakukan pencurian di gudang milik korban Handan Aprianto di Kampung Sumberrejo, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah, Selasa, 18 Mei 2021 lalu sekira jam 01.30 WIB.

Kedua pelaku masuk ke dalam gudang milik korban dengan cara mencongkel pintu gudang dan mengambil barang-barang, berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam Nopol BE 7834 I, 1 unit HP merk Samsung J 1 warna putih dan 1 unit HP merk Xiomi, Readme Note 8 warna hitam, yang berada dalam gudang pakan ayam.

"Dengan adanya kejadian saat itu korban mengalami kerugian materi sekitar Rp8 juta," ujar Ridho Rafika.

Setelah berhasil melakukan aksinya, pelaku kabur dengan membawa barang hasil kejahatannya. Dari hasil penyelidikan Kanit Reskrim bersama anggota Polsek Bangunrejo, pelakunya RWN alias Ridho bersama AB alias Nur sudah tidak ada di kampungnya. 

Belakangan diketahui kedua pelaku kabur dan bersembunyi di daerah Jambi. Dari informasi itu, Kapolsek Bangunrejo bersama anggotanya berangkat dan berhasil menangkap kedua pelaku di Provinsi Jambi.
 
"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku kami jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancam hukuman kurungan tujuh tahun penjara," terang Ridho Rafika. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top