Diteriaki Maling, Pelaku Curanmor Ditangkap Warga Bersama Tekab 308 Polsek Terbanggibesar

"Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban warga Kampung Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kecamatan Terbanggibesar, Selasa, 29 Juni 2021 sekira jam 03.30 WIB," kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Drs Sutana Yusuf. M.Kom.I., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik.



TERBANGGIBESAR, IPHEDIA.com - RH alias Riski (32) pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), warga Kampung Karangendah, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap warga bersama Tekab 308 Polsek Terbanggibesar.

"Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban warga Kampung Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kecamatan Terbanggibesar, Selasa, 29 Juni 2021 sekira jam 03.30 WIB," kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Drs Sutana Yusuf. M.Kom.I., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Wawan Setiawan, S.Ik,. Rabu.

Menurut Panit 1 Ipda Junaidi yang berada di lokasi TKP, aksi pencurian itu bermula diketahui oleh istri korban. Saat sedang tidur, istri korban terbangun mendengar suara terjatuh saat pelaku akan mengeluarkan sepeda motor. 

Melihat aksi pelaku, sontak Istri korban berteriak minta tolong dan meneriakkan maling. Mendengar suara teriakan itu tak lama kemudian tetangga berdatangan, ada juga yang menghubungi anggota Polsek Terbanggibesar.

Selanjutnya, bersama warga, polisi mencari keberadaan pencuri. Pelaku berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian. Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BE 2346 IA dan 1 buah obeng alat yang digunakan pelaku untuk menyongkel jendela.

"Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah, lalu masuk dan mengambil sepeda motor," ujar Junaidi.

Pelaku RH alias Riski ditangkap berikut diamankan barang buktinya, berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BE 2346 IA, serta 1 buah obeng alat yang digunakan pelaku menyongkel jendela rumah korbannya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. "Saat diinterogasi penyidik, RH alias Riski mengakui sudah 3 kali melakukan pencurian sepeda motor," terang Junaidi. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top