Di Tengah Persaingan dengan China, AS Bersama Sekutu Bertekad Bantu Negara Kepulauan Pasifik

"Ini adalah pulau-pulau di mana kita memiliki kepentingan moral dan strategis historis yang sangat besar, dan kemudian kadang-kadang kita melupakannya," kata Campbell dalam acara online yang diselenggarakan oleh Center for a New American Security.

Foto: Reuters

NEW YORK, IPHEDIA.com - Kepala kebijakan AS untuk Indo-Pasifik mengatakan pada Selasa waktu setempat bahwa Amerika Serikat bekerja sama dengan Jepang, Selandia Baru, Australia, dan lainnya untuk membantu negara-negara kepulauan di Pasifik, wilayah yang meningkatkan persaingan strategis dengan China.

Lima negara kepulauan Pasifik sebelumnya pada Februari mengumumkan bahwa mereka akan mulai menarik diri dari Forum Pulau Pasifik, kelompok politik utama di kawasan itu setelah pemilihan kepemimpinan yang kacau.

Koordinator Gedung Putih Indo-Pasifik, Kurt Campbell, mengatakan Amerika Serikat ingin bekerja sama dengan negara lain untuk menyelenggarakan kembali forum tersebut, setelah apa yang disebutnya ada perpecahan untuk memungkinkan keterlibatan bilateral dan institusional di masa depan.

"Ini adalah pulau-pulau di mana kita memiliki kepentingan moral dan strategis historis yang sangat besar, dan kemudian kadang-kadang kita melupakannya," kata Campbell dalam acara online yang diselenggarakan oleh Center for a New American Security.

Sekali lagi, kata dia, ini adalah arena persaingan baik dari segi nilai, peran mereka di PBB, tantangan kesehatan mereka, perubahan iklim peran potensial mereka secara militer, stok perikanan yang sehat, di bawah daftar.

"Jadi salah satu hal yang ingin kami lakukan dalam waktu dekat, bekerja sama dengan sekutu seperti Australia, Selandia Baru, Jepang, dan lainnya, adalah bertemu dengan negara-negara kepulauan Pasifik untuk membicarakan tujuan bersama, " tambahnya.

Campbell mengatakan tujuannya adalah untuk membuat kemajuan di bidang-bidang, seperti perikanan dan kegiatan penjaga pantai dan dalam pengiriman dukungan dan bantuan, termasuk vaksin.

Dia menyebut wilayah itu menghadapi tantangan besar dalam menangani kemiskinan, penyakit, dan perubahan iklim dan membantu untuk memenuhinya sulit mengingat populasi kecil mereka yang berbeda.

"Tetapi untuk Amerika Serikat, sekali lagi ini adalah area lain di mana kami harus meningkatkan permainan kami," ujar Campbell, melansir Reuters.

Diketahui, negara-negara kepulauan Pasifik Selatan yang jarang penduduknya dalam beberapa tahun terakhir menjadi medan pertempuran pengaruh antara China dan Amerika Serikat bersama  sekutunya.

Sebagian besar pemerintah negara kepulauan telah menghadapi hambatan ekonomi yang parah karena ketergantungan mereka yang besar pada pariwisata internasional, sebuah industri yang tiba-tiba tutup tahun lalu karena pandemi virus corona. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top