Bupati Tanjabbar Serahkan Sertifikat RSPO dan Tinjau Lubuk Larangan Sungai Rotan

Bupati Tanjungjabung Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag., menyampaikan, perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tanjabbar saat ini mencapai 158.325,4 hektar, di antaranya merupakan kebun petani swadaya petani seluas 73.115 hektar yang dikelola oleh 26.746 KK petani (2020 statistik perkebunan).
 


SUNGAI ROTAN, IPHEDIA.com - Bupati Tanjungjabung Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan Sertifikat RSPO (rountable of sustainability palm oil) dan peninjaun Lubuk Larangan di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Renah Mendaluh, Kamis.

Perwakilan YIDH (Yayasan Inisiatif Dagang Hijau) Manager Area Jambi dan Sumsel, Husnul Zaini Lanscape, mengharapkan dengan adanya dialog petani serta penyerahan sertifikat RSPO dan peninjauan Lubuk Larangan oleh Bupati Tanjabbar ini bisa memperkuat keyakinan YIDH dan Yayasan Setara SGO mengenai legalitas lahan di sini.
 
"Dengan kehadiran YIDH (Yayasan inisiatif dagang hijau) dan Yayasan Setara SGO (lembaga Non pemerintah) setidaknya kami bisa memastikan adanya legalitas lahan terhadap kawasan yang dikelola lahan sawit ini agar lestari dan berkelanjutan," katanya. 

Ke depannya, kata dia, YIDH dan Yayasan Setara yang sudah 5 tahun memberikan pendampingan agar bisa tercapai harmoni sosial dan memberikan interaksi yang positif antara perusahaan, masyarat, pemerintah desa dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Bupati Tanjungjabung Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag., menyampaikan, perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tanjabbar saat ini mencapai 158.325,4 hektar, di antaranya merupakan kebun petani swadaya petani seluas 73.115 hektar yang dikelola oleh 26.746 KK petani (2020 statistik perkebunan). 

Selaku kepala pemerintahan, Anwar Sadat turut bangga mendengar bahwa di Tanjabbar ini telah ada 2 asosiasi petani swadaya berkelanjutan yang berhasil mendapatkan sertifikat RSPO (rountable of sustainability palm oil).

Kedua asosiasi petani itu, yakni Forum Petani Swadaya Merlung Renah Mendaluh (FPS-MRM) dengan anggota 314 petani dengan luas kebun 787.46 hektar dan Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (APBML) yang beranggotakan 219 petani dengan luas kebun 707.03 hektar. "Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan asosiasi petani," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Tanjabbar menyerahkan sertifikat RSPO kepada Suhaili grup manager FPS-MRM dan Ardiansyah ketua grup manager APBML. Sedangkan, bantuan konservasi Lubuk Larangan Grup Manager FPS-MRM diserahkan kepada Kepala Desa Sungai Rotan, Zaudi. (Vid/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top