Bandarlampung Vaksinasi Covid-19 Massal Serentak di 27 Lokasi

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini dilakukan dalam rangka HUT Ke-339 Kota Bandarlampung, dengan jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 3.390 dosis.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Ribuan masyarakat Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, dengan rentang usia 18-59 tahun, warga lanjut usia (lansia), dan pralansia, mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung secara serentak di 27 lokasi di kota ini, Senin. 

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 massal ini dilaksanakan di lingkungan Kantor Pemkot Bandarlampung, Mapolresta Bandarlampung, Makodim 0410/KBL dan di 24 puskesmas di Kota Bandarlampung.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini dilakukan dalam rangka HUT Ke-339 Kota Bandarlampung, dengan jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 3.390 dosis.

"Masyarakat yang hendak menerima vaksinasi bisa mendatangi puskesmas yang ada. Vaksinnya gratis," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dr Edwin Rusli menyebut, pelaksanaan vaksinasi kepada kalangan usia 18-59 tahun yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT Ke-339 Kota Bandarlampung ini dalam upaya mewujudkan herd immunity.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua untuk kelompok usia 18-59 tahun ini akan dilaksanakan serentak selama 28 hari kemudian. "Dengan vaksinasi Covid-19, kami harapkan angka penyebaran Virus Corona dan angka kematian akibat virus ini dapat ditekan di Indonesia khususnya Bandarlampung," ujarnya. 

Jelas Edwin Rusli, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak ini hanya untuk mereka yang memiliki identitas Kota Bandarlampung. Dia menyarankan, bagi warga domisili Bandarlampung yang ber-KTP luar kota untuk kembali ke daerah asal guna melakukan vaksinasi. (bs/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top