Tidak Hanya Karena Laporan, Bupati Musa Ahmad Blusukan ke Way Terusan

Selain ingin mendengarkan langsung keluh kesah warga didampingi TKSK, Musa Ahmad menyerahkan bantuan sembako BPNT secara simbolis kepada warga SP 1 Way Terusan dan  penyerahan bantuan 3 ekor sapi kepada warga di SP1, SP2 dan SP 3.



WAY TERUSAN, IPHEDIA.com - Tidak mau hanya karena laporan, Bupati Lampung Tengah, H Musa Ahmad, S.Sos., turun  langsung untuk mendengarkan keluh kesah warga masyarakatnya di SP Way Terusan, Kecamatan Bandar Mataram.

Dalam kunjunganya didampingi OPD terkait, Bupati Musa Ahmad bertemu dengan pendamping TKSK dan warga masyarakat Way Terusan dari SP1, SP2 dan SP 3, Selasa.

Selain ingin mendengarkan langsung keluh kesah warga didampingi TKSK, Musa Ahmad menyerahkan bantuan sembako BPNT secara simbolis kepada warga SP 1 Way Terusan dan  penyerahan bantuan 3 ekor sapi kepada warga di SP1, SP2 dan SP 3.

Dikatakan Musa, kunjungan kerjanya ini untuk dapat bertemu dengan masyarakat, sekaligus meninjau langsung pelaksanaan kegiatan yang ada di kecamatan, seperti pelayanan adminduk, pelayanan KB gratis dan berbagai kegiatan lainnya.

Dalam kunjunganya itu, Bupati Musa juga menekankan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di kecamatan ini menegakkan kedisiplinannya masing-masing. 

"Nantinya saya akan mengunjungi semua kacamatan dan berkeliling, berkantor di kecamatan yang ada di Lampung Tengah," ujar Musa Ahmad.

Bupati Musa Ahmad juga menyampaikan kepada seluruh ASN yang bertugas di wilayah masing-masing untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap warga.

Masyarakat setempat menyambut positif kehadiran Bupati Lampung Tengah ke wilayahnya, dan mereka bisa menyampaikan aspirasi langsung mengenai apa yang menjadi kesulitan warga di wilayah tersebut. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top