Penyelidik Dalami Motif Penembakan Massal di Halaman Rel California yang Menewaskan 9 Orang

Serangan itu adalah yang terbaru dari setidaknya sembilan penembakan massal AS yang mematikan dalam tiga bulan terakhir, termasuk serangkaian serangan di area spa Atlanta pada pertengahan Maret dan amukan beberapa hari kemudian yang menewaskan 10 orang di supermarket Colorado. 

Foto: Reuters

CALIFORNIA, IPHEDIA.com - Polisi dan penyelidik federal pada Kamis waktu setempat menyelidiki siapa sebenarnya seorang karyawan transit California Utara yang menembaki rekan kerjanya sehari sebelumnya yang menewaskan sembilan orang dalam penembakan massal terbaru di Amerika Serikat.

Pihak berwenang setempat telah menolak untuk berspekulasi tentang motif penembakan itu, dan mengatakan pekerjaan mereka di tempat kejadian bisa memakan waktu beberapa hari, dengan dibantu oleh FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak.

Tembakan meletus sekitar pukul 6:30 waktu Pasifik pada Rabu waktu setempat saat hari kerja dimulai di halaman pemeliharaan rel ringan di jantung Silicon Valley. Pria bersenjata itu menembak dirinya sendiri ketika polisi mendekatinya beberapa menit setelah dia mulai menembak, menurut Sheriff Santa Clara County Laurie Smith.

Serangan itu adalah yang terbaru dari setidaknya sembilan penembakan massal AS yang mematikan dalam tiga bulan terakhir, termasuk serangkaian serangan di area spa Atlanta pada pertengahan Maret dan amukan beberapa hari kemudian yang menewaskan 10 orang di supermarket Colorado.

Gubernur California, Gavin Newsom, mengatakan pada konferensi pers bahwa pembantaian itu adalah gejala dari masalah Amerika yang lebih besar.

"Ini menimbulkan pertanyaan. Apa yang sedang terjadi di Amerika Serikat? Apa yang salah dengan kita dan kapan kita akan mengatasi ini?" tanya Newsom, melansir Reuters.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa penembakan tersebut merupakan bukti lebih lanjut bahwa Amerika Serikat berada dalam cengkeraman epidemi kekerasan senjata.

Pria bersenjata itu ditemukan dengan dua pistol semi-otomatis dan 11 magasin amunisi, meskipun penyelidik masih mencoba untuk menentukan apakah magasin itu penuh, menurut juru bicara Kantor Sheriff Santa Clara County, Cian Jackson. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top