Pelaku Jual Beli Motor Bodong Bawa Sabu Ditangkap Polsek Padangratu

"Penangkapan terhadap pelaku ini bermula informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering jual beli kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



PADANGRATU, IPHEDIA.com - pelaku jual beli motor bodong alias tak dilengkapi surat, RS alias Romli (31) warga Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, ditangkap polisi di salah satu tempat tidak jauh dari rumahnya.

"Penangkapan terhadap pelaku ini bermula informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering jual beli kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Senin.

Pelaku ditangkap setelah polisi menyamar akan membeli sepeda motor. Pelaku menjanjikan ketemuan di sebuah rumah yang tidak ada penghuninya yang tidak jauh dari rumahnya, Sabtu, 30 April 2021 sekira jam 11.30 WIB.

Saat datang ke rumah yang dijanjikan, pelaku tidak membawa sepeda motor yang dipesan oleh pemesan. Namun, ketika mengetahui yang datang adalah polisi, pelaku gugup dan ternyata ketika itu ia membawa sabu sebanyak 15 paket kecil dan berusaha kabur tetapi ia berhasil ditangkap. 

"Pelaku berhasil ditangkap. Selanjutnya, RS alias Romli dibawa ke Polsek Padangratu berikut barang buktinya," imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 114 Ayat (1) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009 dan Pasal 112 Ayat (1) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009, dengan acaman hukuman penjara selama 5 sampai 20 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top