Menhub dan Kepala BNPB Tinjau Random Testing Antigen di Terminal Tipe A Alang-Alang Lebar Palembang

“Kita harus concern (fokus). Secara regulasi semua tempat-tempat simpul transportasi darat harus dilakukan random testing menggunakan rapid antigen yang disuplay satgas Covid-19 nasional,” ujar Budi didampingi Kepala BNPB RI, Doni Monardo, Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD), dan Walikota Palembang, H Harnojoyo.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, dan Kepala BNPB RI, Doni Monardo, melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan pelayanan antigen gratis kepada penumpang dan pengemudi di Terminal Tipe A Alang-Alang Lebar Palembang dengan metode random testing, Sabtu.

Di kesempatan ini, Menhub Budi Karya Sumadi meminta tes antigen kepada penumpang secara acak di simpul-simpul transportasi umum di Pulau Sumatera dilaksanakan secara konsisten agar pencegahan Covid-19 lebih optimal.

“Kita harus concern (fokus). Secara regulasi semua tempat-tempat simpul transportasi darat harus dilakukan random testing menggunakan rapid antigen yang disuplay satgas Covid-19 nasional,” ujar Budi didampingi Kepala BNPB RI, Doni Monardo, Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD), dan Walikota Palembang, H Harnojoyo.

Menurutnya, dengan adanya random testing ini diharapkan agar masyarakat akan lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kesehatan sebelum memutuskan untuk melakukan perjalan. 

Pada kunjungannya bersama Ketua Satgas Covid-19 Nasional, Doni Monardo ini, Budi juga mengatakan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan di terminal, pelabuhan, dan bandara yang terus diperketat untuk meminimalisasi penyebaran dan paparan kasus positif baru.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNPB RI, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan  penanganan yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Sumsel berjalan efesien sehingga virus varian baru tersebut tidak berkembang dan menyebar.

Doni menyebutkan, kabupaten/kota di Pulau Sumatera mayoritas masih berada zona merah dan oranye sehingga harus diwaspadai dengan skrining secara ketat jika masyarakat akan masuk Pulau Jawa.

Ia meminta kepada Pemprov Sumsel untuk selalu waspada dan berhati-hati serta menjaga kerjasama yang baik antara tim satgas pusat dan daerah agar angka kasus positif di Sumsel grafiknya makin menurun. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top