Komisi Pemilihan Umum Myanmar Ditunjuk Junta Membubarkan Partai Suu Kyi

NLD dibentuk di sekitar penentang utama pemerintahan militer selama pemberontakan yang dipimpin mahasiswa pada tahun 1988 dan telah memenangkan setiap pemilihan yang diizinkan untuk ikut serta.



MYANMAR, IPHEDIA.com - Komisi pemilihan Myanmar yang ditunjuk junta akan membubarkan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Aung San Suu Kyi, karena dianggap sebagai penipuan dalam pemilihan November, kata outlet berita Myanmar Now, Jumat, mengutip seorang komisaris.

Myanmar Now mengatakan keputusan itu diambil saat pertemuan dengan partai politik yang diboikot oleh banyak pihak, termasuk NLD.

Tentara Myanmar merebut kekuasaan pada 1 Februari, menggulingkan dan menahan pemimpin sipil terpilih Aung San Suu Kyi, yang berjuang untuk demokrasi selama beberapa dekade sebelum reformasi tentatif dimulai satu dekade lalu.

Militer membenarkan kudeta tersebut dengan menuduh Suu Kyi memperoleh kemenangan telak melalui suara yang dimanipulasi, meskipun komisi pemilihan pada saat itu telah menolak pengaduannya.

"Kecurangan pemilu yang dilakukan oleh NLD pada November adalah ilegal. Jadi, kami harus membubarkan pendaftaran partai," kata ketua Komisi Pemilihan Umum (UEC) yang didukung junta, Thein Soe, dikutip dalam laporan itu. 

Thein Soe melansir Reuters mengatakan orang-orang yang melakukan kecurangan pemilu akan dianggap sebagai pengkhianat dan akan diambil tindakan terhadap mereka.

Seorang juru bicara junta dan pemerintah persatuan nasional pro-demokrasi bawah tanah, yang mencakup anggota NLD yang digulingkan, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

NLD dibentuk di sekitar penentang utama pemerintahan militer selama pemberontakan yang dipimpin mahasiswa pada tahun 1988 dan telah memenangkan setiap pemilihan yang diizinkan untuk ikut serta.

Partai yang didirikan bersama oleh Suu Kyi, tokoh perjuangan Myanmar melawan kediktatoran, memenangkan mayoritas kursi dalam pemilu 1990, tetapi junta tidak mengakui hasilnya dan butuh waktu hingga 2015 untuk berkuasa dengan kemenangan telak.

Peraih Nobel Suu Kyi menghadapi banyak dakwaan yang diajukan di dua pengadilan, yang paling serius di bawah undang-undang rahasia resmi era kolonial, yang dapat dihukum 14 tahun penjara.

Suu Kyi, 75, telah diizinkan untuk berbicara dengan pengacara hanya melalui tautan video di hadapan petugas keamanan. Salah satu tergugatnya adalah Win Myint, presiden yang digulingkan.

Jepang, donor utama bagi Myanmar, harus memikirkan kembali pemberian bantuannya kepada Myanmar jika situasi di negara Asia Tenggara itu tidak membaik, kata Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi di Tokyo. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top