Israel Tembakkan Artileri ke Gaza, Serangan Roket Palestina Terus Berlanjut

Ketika permusuhan memasuki hari kelima mereka, tanpa tanda-tanda mereda, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan tak lama setelah tengah malam pasukan udara dan darat menyerang daerah kantong yang dikelola Hamas. Serangan roket dari Gaza dengan cepat menyusul.

Foto: AP

GAZA, IPHEDIA.com - Israel menembakkan artileri dan melancarkan lebih banyak serangan udara terhadap militan Palestina di Jalur Gaza pada Jumat di saat tembakan roket terus-menerus jatuh ke dalam pusat komersial Israel.

Ketika permusuhan memasuki hari kelima mereka, tanpa tanda-tanda mereda, militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan tak lama setelah tengah malam pasukan udara dan darat menyerang daerah kantong yang dikelola Hamas. Serangan roket dari Gaza dengan cepat menyusul.

Meskipun pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut, koresponden urusan militer Israel yang diberi pengarahan secara teratur oleh angkatan bersenjata mengatakan itu bukan invasi darat, dan pasukan menembakkan artileri dari sisi perbatasan Israel.

Penduduk Gaza utara, dekat perbatasan Israel, mengatakan mereka tidak melihat tanda-tanda pasukan darat Israel di dalam daerah kantong itu tetapi melaporkan adanya tembakan artileri berat dan lusinan serangan udara.

Dewan Keamanan PBB akan membahas kekerasan yang memburuk antara Israel dan militan Palestina pada Minggu, kata diplomat setelah Amerika Serikat sebelumnya keberatan dengan pertemuan pada Jumat.

Suara tembakan artileri dan ledakan menggema di bagian utara dan timur Gaza hingga Jumat pagi, melansir Reuters

Saksi mata mengatakan banyak keluarga yang tinggal di daerah dekat perbatasan keluar dari rumah mereka, beberapa mencari perlindungan di sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kekerasan juga menyebar ke komunitas campuran Yahudi dan Arab di Israel, sebuah front baru dalam konflik berkepanjangan. Sinagoga diserang dan pertempuran pecah di jalan-jalan beberapa kota, mendorong presiden Israel untuk memperingatkan perang saudara.

Setidaknya 109 orang tewas di Gaza, termasuk 29 anak-anak, selama empat hari sebelumnya, kata pejabat medis Palestina. Pada Kamis saja, 52 warga Palestina tewas di daerah kantong itu, angka tertinggi dalam satu hari sejak Senin.

Tujuh orang tewas di Israel, di antaranya seorang tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza, lima warga sipil Israel, termasuk dua anak, dan seorang pekerja India, kata pihak berwenang Israel. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top