Forkopimda Sidoarjo Cek Penyekatan Mudik, Puluhan Kendaraan Putar Balik

"Jadi, kendaraan dari luar Sidoarjo selain kami putar balik, juga akan dilakukan tes Covid-19. Jika positif, kami sudah menyiapkan tempat isolasi,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji.



SIDOARJO, IPHEDIA.com - Pos penyekatan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021 di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), telah beroperasi. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan baik, Forkopimda Sidoarjo mengecek pos penyekatan di Waru dan pertigaan perbatasan Gempol, Jumat.

Di lokasi tampak personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan para relawan berdiri memfilter kendaraan berplat nomor luar wilayah Sidoarjo guna memeriksa keperluan perjalanannya. Bila tujuannya memang benar mudik, maka petugas tak segan memutar balik kendaraan tersebut.

Polresta Sidoarjo bersama Forkopimda, berupaya maksimal menjalankan instruksi pemerintah terkait larangan mudik lebaran sebagai upaya pengendalian dan mencegah penyebaran Covid-19. 

"Jadi, kendaraan dari luar Sidoarjo selain kami putar balik, juga akan dilakukan tes Covid-19. Jika positif, kami sudah menyiapkan tempat isolasi,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji.

Kapolresta juga menambahkan mulai kemarin sampai hari ini ada lebih dari 50 kendaraan di putar balik dikarenakan perjalanannya tanpa tujuan jelas, serta yang menjadi prioritas lain Polresta Sidoarjo adalah keselamatan pengendara, yakni dengan mengecek kelengkapan surat berkendara dan mengedukasi masyarakat senantiasa disiplin protokol kesehatan.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengapresiasi upaya yang dilakukan Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, dan para stake holder terkait lainnya yang bersama-sama menjalankan instruksi pemerintah sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 dengan membuat pos check point penyekatan mudik dalam Operasi Ketupat Semeru 2021.

“Kami lihat sendiri, petugas telah memahami apa yang harus dilakukan. Ketersediaan ambulance hingga perlengkapan medis juga ada di pos penyekatan. Semua berjalan baik. Dan terpenting petugas harus dapat mengedukasi masyarakat untuk tidak mudik, lebih baik di rumah saja serta jangan lupa disiplin protokol kesehatan,” ungkap Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.

Kegiatan penyekatan ini bertujuan untuk dapat mengendalikan dan mencegah penyebaran virus corona. Hal ini sesuai surat edaran No. 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. (Sugeng/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top