Diburu Sampai Medan, DPO Pelaku Curas Dilumpuhkan Team Tekab 308 Polres Lamteng

"Pelakunya HMN (44) warga Kampung Padangratu Rt. 01 Rw 01 Kecamatan Pandangratu, Kabupaten Lamteng ini, terpaksa dihadiahi timah panas karena saat akan ditangkap berusaha melawan petugas, Selasa, 25 Mei 2021 sekira jam 22.00 WIB,'" kata Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah dipimpin Ipda Ramdoni, S.Tr.K., melumpuhkan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) asal Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, yang kabur dan bersembunyi di daerah Kelurahan Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Pelakunya HMN (44) warga Kampung Padangratu Rt. 01 Rw 01 Kecamatan Pandangratu, Kabupaten Lamteng ini, terpaksa dihadiahi timah panas karena saat akan ditangkap berusaha melawan petugas, Selasa, 25 Mei 2021 sekira jam 22.00 WIB,'" kata Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH., Kamis.

Menurut AKP Edi Qorinas, pelaku tersebut diburu berdasarkan laporan korbannya warga Kampung Kuripan, Kecamatan Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah.

Peristiwa pencurian itu terjadi saat korban memarkirkan sepeda motornya merk Kawasaki KLX warna hijau di teras samping rumahnya pada Jumat, 5 Maret 2021. Namun, sekira jam 08.00 WIB, dlihatnya sepeda motornya tersebut sudah tidak ada alias raib digondol maling. 

Saat korban mengecek CCTV, ternyata sepeda motornya dicuri oleh 2 orang pelaku yang tidak dikenal menggunakan masker. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp39  juta.

Sebelum menangkap HMN, polisi telah menangkap pelaku berinisial JP dan sekarang dalam proses pemeriksaan. "Kami pernah melakukan pengerebekan  di rumah HMN tetapi tidak ada, dan didapat informasi bahwa pelaku sudah 'lari' ke daerah Medan," terangnya.

Berbekal surat tugas, laporan polisi, dan surat perintah penangkapan terhadap HMN, team Tekab 308 Polres Lampung Tengah berangkat ke Medan dengan izin Kapolres Lampung Tengah.

Setibanya di Medan, team Tekab 308 berkoordinasi dengan personil Polresta Medan mengenai keberadaan pelaku HMN di daerah ini. Didampingi personil Polresta Medan, HMN berhasil ditemukan. Karena melawan petugas saat hendak ditangkap, pelaku terpaksa diberi tindakan tegas terukur oleh polisi.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku HMN kami jerat Pasal 363 KUHPidana, diancaman dengan hukuman selama tujuh tahun penjara," pungkas AKP Edi Qorinas. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top