Di Tengah Desakan Global, Israel-Hamas Akhirnya Gencatan Senjata

Warga Palestina yang telah menghabiskan 11 hari berada dalam ketakutan akan penembakan Israel mengalir ke jalan-jalan Gaza, berpelukan satu sama lain dalam perayaan di depan gedung-gedung yang dibom dan di sepanjang jalan yang dipenuhi reruntuhan.

Foto: Reuters

GAZA, IPHEDIA.com - Gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimediasi Mesir berlangsung pada Jumat. Presiden AS, Joe Biden, berjanji untuk menyelamatkan Jalur Gaza yang hancur dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak pembaruan dialog Israel-Palestina.

Pengeboman udara Israel di daerah kantong padat penduduk itu menewaskan 232 warga Palestina, merusak ribuan rumah dan melumpuhkan infrastruktur penting. Serangan roket Gaza menewaskan 12 orang di Israel dan melukai ratusan lainnya.

Warga Palestina yang telah menghabiskan 11 hari berada dalam ketakutan akan penembakan Israel mengalir ke jalan-jalan Gaza, berpelukan satu sama lain dalam perayaan di depan gedung-gedung yang dibom dan di sepanjang jalan yang dipenuhi reruntuhan.

Pengeras suara masjid merayakan kemenangan perlawanan yang diraih atas Pendudukan (Israel). Mobil-mobil yang berkeliling di sekitar Sheikh Jarrah Yerusalem Timur saat fajar mengibarkan bendera Palestina dan membunyikan klakson, menggemakan pemandangan di Gaza.

Dalam hitungan mundur untuk gencatan senjata pukul 2 pagi (2300 GMT Kamis waktu setempat), serangan roket Palestina terus berlanjut dan Israel melakukan setidaknya satu serangan udara, melansir Reuters.

Masing-masing pihak mengatakan siap membalas setiap pelanggaran gencatan senjata oleh pihak lain. Mesir mengatakan akan mengirim dua delegasi untuk memantau gencatan senjata. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top