AS dan Korea Selatan Perdalam Hubungan Ekonomi dan Keamanan

Kedua negara bekerja sama erat dalam reformasi Organisasi Perdagangan Dunia dan menyatakan komitmen bersama mereka untuk menentang ketidakadilan praktik perdagangan, serta bekerja sama mengembangkan arsitektur jaringan 5G dan 6G yang terbuka, transparan dan efisien.



WASHINGTON, IPHEDIA.com - Amerika Serikat dan Korea Selatan pada Jumat waktu setempat berjanji untuk memperdalam hubungan ekonomi dan keamanan mereka, serta bekerja sama untuk memerangi perubahan iklim dan pandemi Covid-19, menurut dokumen yang dikeluarkan setelah pertemuan para pemimpin kedua negara.

Rencana utama yang diungkapkan dalam pernyataan bersama antara Presiden AS, Joe Biden, dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, dan dalam lembar fakta terpisah, melansir Reuters, Sabtu, antara lain Korea Selatan mengatakan akan meningkatkan kontribusinya secara substansial terhadap program distribusi vaksin COVAX tahun ini.

Kedua negara akan bekerja dengan mitra lain membentuk mekanisme pembiayaan multilateral baru untuk jaminan kesehatan, bersama dengan struktur tata kelola terkait.

Kemudian, membangun kemitraan vaksin global untuk berupaya meningkatkan pasokan vaksin Covid-19 dengan memperluas kapasitas produksi vaksin dan bahan baku terkait serta mengeksplorasi pembuatan gugus tugas rantai pasokan untuk manufaktur berteknologi tinggi.

Korea Selatan dan Amerika Serikat akan bekerja untuk meningkatkan pasokan semikonduktor warisan untuk industri otomotif global, dan untuk mendukung manufaktur semikonduktor di kedua negara. 

Kedua negara bekerja sama erat dalam reformasi Organisasi Perdagangan Dunia dan menyatakan komitmen bersama mereka untuk menentang ketidakadilan praktik perdagangan, serta bekerja sama mengembangkan arsitektur jaringan 5G dan 6G yang terbuka, transparan dan efisien.

Korsel-AS membentuk kelompok kerja kerja sama penyaringan investasi bilateral untuk berkolaborasi dalam cara mengamankan investasi, serta bekerja sama mengakhiri semua bentuk pembiayaan publik baru untuk pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri. 

Kedua negara ini juga menyelaraskan pendanaan internasional resmi dengan rencana mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih pada tahun 2050, serta membentuk kelompok kerja dunia maya yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara penegak hukum dan badan keamanan dalam negeri. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top