Utusan Biden ke Taiwan, China Latihan Tempur

Taiwan telah mengeluhkan kedekatan aktivitas militer China yang berulang, termasuk jet tempur dan pembom yang memasuki zona pertahanan udaranya dan sebuah kapal induk China yang sedang berlatih di luar pulau, yang diklaim oleh Beijing.

Foto: Reuters

BEIJING, IPHEDIA.com - China menggambarkan latihan militernya di dekat Taiwan sebagai latihan tempur pada Rabu, beberapa jam sebelum kedatangan mantan pejabat senior AS di Taipei dalam perjalanan menandai komitmen Presiden AS, Joe Biden, terhadap Taiwan dan demokrasinya.

Taiwan telah mengeluhkan kedekatan aktivitas militer China yang berulang, termasuk jet tempur dan pembom yang memasuki zona pertahanan udaranya dan sebuah kapal induk China yang sedang berlatih di luar pulau, yang diklaim oleh Beijing.

Dua puluh lima pesawat angkatan udara China termasuk pesawat tempur dan pembom berkemampuan nuklir memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan pada hari Senin, serangan terbesar yang dilaporkan oleh Taipei hingga saat ini.

Kantor Urusan Taiwan China mengatakan pemerintah Taiwan dan separatis berkolusi dengan pasukan eksternal, mencari provokasi dan merusak perdamaian dan stabilitas.

"Pengorganisasian latihan tempur yang sebenarnya dilakukan oleh Tentara Pembebasan Rakyat di Selat Taiwan adalah tindakan yang diperlukan untuk mengatasi situasi keamanan saat ini di Selat Taiwan dan untuk menjaga kedaulatan nasional," kata juru bicara Ma Xiaoguang.

"Ini adalah tanggapan serius atas campur tangan dan provokasi pasukan eksternal oleh pasukan kemerdekaan Taiwan," katanya lagi. 

"Latihan militer dan operasi pelatihan PLA mengirimkan sinyal bahwa tekad kami untuk mengekang kemerdekaan Taiwan dan kolusi Taiwan-AS tidak hanya sekedar pembicaraan," tambahnya, melansir Reuters

Amerika Serikat, yang seperti kebanyakan negara lainnya hanya secara resmi mengakui pemerintah China dan bukan Taiwan meskipun pendukung internasional terkuat Taipei, telah menyaksikan ketegangan meningkat dengan kekhawatiran yang meningkat.

Mantan Senator AS, Chris Dodd, dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Richard Armitage dan James Steinberg, tiba di Taiwan Rabu malam, dalam apa yang disebut pejabat Gedung Putih sebagai sinyal pribadi dari komitmen presiden terhadap Taiwan dan demokrasinya.

Mereka bertemu dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, pada Kamis, dalam perjalanan yang semakin mempererat hubungan Sino-AS.

Juru bicara kantor kepresidenan Xavier Chang mengatakan perjalanan itu sekali lagi menunjukkan hubungan Taiwan-AS yang kokoh, dan merupakan ekspresi penuh dari dukungan lintas partai untuk Taiwan di Amerika Serikat. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top