Tekan Angka Kemiskinan, Gubernur Sumsel: Tentukan Standar Biaya Hidup

"Menekan biaya hidup dapat dilakukan dengan tersedianya infrastruktur yang baik, pendidikan yang baik, dan fasilitas-fasilitas untuk mensejahterakan masyarakat lainnya," kata Herman Deru.



EMPAT LAWANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD), meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang untuk terus berupaya menurunkan angka kemiskinan dengan menekan batas biaya hidup sebagai parameter yang mempengaruhinya. 

"Menekan biaya hidup dapat dilakukan dengan tersedianya infrastruktur yang baik, pendidikan yang baik, dan fasilitas-fasilitas untuk mensejahterakan masyarakat lainnya," kata Herman Deru.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri rapat paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Empat Lawang dalam rangka Hari Jadi ke-14 Kabupaten Empat Lawang, di Gedung Serbaguna Kabupaten Empat Lawang, Rabu.

Di kesempatan tersebut, Herman Deru berharap perayaan Hari Jadi ke-14 Kabupaten Empat Lawang dilakukan sebagai bentuk syukur sekaligus cara mengevaluasi, introspeksi apa yang sudah, sedang, dan apa yang akan dilakukan. Selain itu, pembangunan perlu didukung dengan sikap tidak saling menyalahkan dan kompak. 

Menurutnya, saat ini Kabupaten Empat Lawang telah menjadi kabupaten yang kondusif dengan tidak adanya perbedaan pendapat dalam agama, adat, budaya. Hal ini karena peran tokoh masyarakat. Jika komponen ini bersatu maka pembangunannya juga dapat dilakukan dengan baik.

"Kondusifitas yang ada tetap dipertahankan, karena hal ini berperan penting dalam pengelolaan negara," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengatakan, pembangunan di Empat Lawang dilaksanakan sesuai RPJMD. Pembangunan yang dilakukan, antara lain peningkatan fasilitas keamanan dengan mencetuskan program Pol PP desa.

Kemudian, jelas dia, pendirian Rumah Tahfidz Al-Quran, perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan, upaya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, peningkatan aktivitas perekonomian dengan berfokus pada sektor perdagangan dan pariwisata, serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Empat Lawang. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top