SMA Negeri 1 Kotagajah Deklarasikan Sekolah Ramah Anak, Ini Kata Kepala Sekolahnya

''Tujuan program SRA tersebut untuk menciptakan sekolah yang mempunyai taman keindahan alam. Sehingga terlihat sekolah hijau dengan keamanan yang diawasi oleh pihak kepolisian serta sekolah sehat yang  didukung oleh puskesmas," jelas R Surya Damayanti.



KOTAGAJAH, IPHEDIA.com – SMAN 1 Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), menjadi sekolah keempat di Provinsi Lampung  yang secara resmi telah melakukan sosialisasi dan deklarasi sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA). 

Deklarasi sekaligus pengucapan ikrar SRA yang dipusatkan di aula sekolah setempat, Sabtu, 10 April 2021 itu, dilakukan dengan  penandatangan persetujuan bersama antara kepala sekolah dan Dinas Pendidikan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. 

Kegiatan deklarasi tersebut juga di tandatangani oleh berbagai lembaga lainnya, seperti Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Lampung, kepolisian, puskesmas dan ketua komite serta perwakilan orang tua wali murid.

Kepala SMAN 1 Kotagajah, R Surya Damayanti, M.Pd., mengatakan, rangkaian kegiatan SRA sudah berjalan dan hari ini puncaknya peresmian deklarasi. 

Menurutnya, inilah salah satunya yang dimiliki SMAN 1 Kotagajah menjadi Sekolah Ramah Anak. ''Tujuan program SRA tersebut untuk menciptakan sekolah yang mempunyai taman keindahan alam. Sehingga terlihat sekolah hijau dengan keamanan yang diawasi oleh pihak kepolisian serta sekolah sehat yang  didukung oleh puskesmas," jelas R Surya Damayanti.



Kata Surya, SRA ini diharapkan dapat memberi rasa aman terhadap guru juga anak didik  sehingga akan nyaman dan kerasan beraktivitas di sekolah. Untuk itu, ia mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun management sekolah dan warga bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih baik.

''SRA ini juga bertujuan untuk menjadikan siswa bisa memanfaat waktu dengan berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah. Sehingga terhindar dari berbagai pengaruh buruk saat belajar diluar sekolah di masa pandemi ini,” tuturnya.

Sementara, Kacabdin Wilayah 6 Provinsi Lampung diwakili Wilson, SE, M.Pd., mengutarakan bahwa deklarasi ini merupakan program pemerintah. Implementasi Sekolah Ramah Anak saat ini sudah dibuka di SMAN 1 Kotagajah, Lampung Tengah, yang diharapkan akan menjadi referensi bagi SMA, baik negeri dan swasta lainnya.

”Maka peran orangtua siswa harus turut memperhatikan proses pembelajaran di sekolah. SRA di dalamnya mensinkronkan dan menjaga dasar pendidikan dalam membentuk insan-insan beriman, berilmu dan berbudaya,” paparnya.

Pada kesempatan itu, hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, S.STP, M.Si., diwakili Heriyana dan Nella Merta, S.STP, MH., selaku Kabid dan Kasi Tumbuh Kembang Anak. Untuk Provinsi Lampung, telah dilakukan workshop yang diikuti 5 ribu tenaga pendidik. Terdapat 1.022 SMA di 15 kabupaten/kota di Lampung mendapat deklarasi dan sosialisai untuk implementasi SRA.

”Sebagai salah satu syarat dibukanya SRA sekolah harus melakukan deklarasi dan sosialisasi, dan diharapkan dari jumlah 1.022 sekolah akan dapat melaksanakan SRA. Hal ini karena anak merupakan aset yang sangat penting sebagai generasi penerus bangsa, sehingga perlu ditempa dengan pendidikan yang baik. Dengan SRA ini juga diharapkan dapat menekan tingkat prilaku tidak baik yang dilakukan siswa di masa pandemi Covid-19 ini karena tidak belajar di sekolah," pungkasnya. (Bi2t/Adv/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top